World Bank Ungkap Data, Ini Cara Kurangi Sampah Plastik di RI

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

World Bank Ungkap Data, Ini Cara Kurangi Sampah Plastik di RI

World Bank Ungkap Data, Ini Cara Kurangi Sampah Plastik di RI (Foto: Freepik)

JAKARTA - Pemerintah terus berupaya mengurangi masalah sampah plastik. Salah satunya melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 Tahun 2019 nan mewajibkan produsen untuk mengurangi sampah plastik melalui bungkusan nan lebih mudah didaur ulang alias penggunaan kembali.

Berdasarkan proyeksi World Bank, volume sampah plastik nasional pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 9,9–12,4 juta ton per tahun, alias sekitar 13,98% dari total timbulan sampah. Hal ini menjadi tugas semua pihak untuk mengurani sampah plastik, salah satunya perusahaan nan bergerak di sektor industri makanan alias produsen ramuan penyedap makanan.

Grup Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto) meyakini bahwa lingkungan nan bersih merupakan fondasi krusial bagi terciptanya family nan lebih sehat. Secara keseluruhan, beragam penemuan bungkusan tersebut telah memungkinkan Ajinomoto mengurangi penggunaan plastik hingga 1.736 ton pada tahun 2025, sebuah kontribusi signifikan dalam mendukung upaya nasional menekan timbulan sampah plastik. 

Inisiatif ini juga menjadi bukti untuk memenuhi izin Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia (P.75/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019), serta mendukung sasaran pengurangan plastik hingga 30 persen pada tahun 2029/2030.

"Pengelolaan sampah nan lebih bijak dan bertanggung jawab. Kami berambisi inisiatif ini dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia nan lebih bersih dan sehat," ujar Head of Corporate Communication Ajinomoto Indonesia Grant Senjaya dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com