Jakarta -
Market Overview
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Rabu (8/4) di area hijau dengan kenaikan 4,42% ke level 7.279,21.
Penguatan indeks ditopang oleh sejumlah saham besar seperti BBCA nan naik 3,85%, AMMN melonjak 13,45%, serta BBRI nan menguat 3,41%. Sementara itu, beberapa saham mengalami tekanan, di antaranya AADI turun 3,32%, MEDC melemah 4,60%, dan MEGA terkoreksi 1,34%.
Aksi beli penanammodal asing turut memberikan dorongan ke pasar, dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp573,21 miliar di pasar reguler dan Rp632,88 miliar secara keseluruhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara sektoral, seluruh sektor mencatat penguatan, dengan sektor basic industry memimpin kenaikan sebesar 8,79%.
Sentimen positif juga datang dari pasar global. Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat, dengan Dow Jones naik 2,85% ke 47.909, S&P 500 bertambah 2,51% ke 6.782, dan Nasdaq naik 2,80% ke 22.634. Kabar meredanya ketegangan geopolitik mengenai Iran turut mendorong optimisme pelaku pasar global. Hal ini tercermin dari penguatan ETF EIDO sebesar 4,27% dan MSCI Indonesia sebesar 5,03%.
Berita Emiten
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
WIFI memutuskan untuk menyesuaikan rencana penggunaan biaya hasil penambahan modal melalui rights issue senilai Rp5,89 triliun dalam RUPS nan digelar pada 8 April. Semula, biaya tersebut dialokasikan untuk penyertaan modal ke entitas anak Jaringan Infra Andalan (JIA) guna mendukung proyek Fiber to the Home (FTTH) melalui Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE).
Namun, setelah mendapat persetujuan pemegang saham, alokasi biaya dialihkan menjadi penyertaan modal ke Telemedia Komunikasi Pratama (TKP). Dari total dana, sebesar Rp5,06 triliun bakal dimanfaatkan untuk pengadaan perangkat pengguna (CPE) dan jaringan akses radio (RAN) dalam proyek Fixed Wireless Access (FWA). Selain itu, Rp403,76 miliar digunakan untuk pembayaran biaya IPFR tahunan, dan Rp421,02 miliar dialokasikan sebagai modal kerja proyek FWA.
Manajemen WIFI menyatakan sasaran pembangunan 5.500 site tetap menjadi konsentrasi tahun ini, dengan sasaran menjangkau hingga 5 juta pengguna di wilayah Region-1 nan meliputi Jawa, Maluku, dan Papua. Proyek ini bakal mengandalkan teknologi FWA serta pemanfaatan prasarana menara nan telah tersedia melalui kerja sama.
PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE)
PEGE mengumumkan rencana penambahan modal dengan menerbitkan 944,47 juta saham baru melalui skema rights issue dengan rasio 3:1. Perseroan turut menawarkan Waran Seri II dalam jumlah nan sama bagi pemegang saham nan mengeksekusi haknya.
Waran tersebut memberikan kewenangan untuk membeli saham baru dalam periode 14 Januari 2027 hingga 14 Juli 2031. Dua pemegang saham utama, ialah Trisno Limanto dengan kepemilikan 18,94% dan RR Capital Group sebesar 42,29%, menyatakan bakal mengambil seluruh haknya dalam tindakan ini. Sementara itu, pemegang saham nan tidak berperan-serta berpotensi mengalami penurunan porsi kepemilikan hingga maksimal 25%.
Rekomendasi Saham Hari Ini
ANTM - Buy 3720-3740 | TP 3810-3900 | SL 3500
WIFI - Buy 2300-2320 | TP 2350-2460 | SL 2180
OASA - Buy 304-308 | TP 314-322 | SL 286
ENRG - Buy 1645-1650 | TP 1700-1740 | SL 1540
BBNI - Buy 3760-3780 | TP 3860-3900 | SL 3520
Disclaimer: Ingat, bahwa segala kajian dan rekomendasi saham dalam tulisan ini berkarakter informatif sekaligus bukan merupakan rayuan untuk membeli alias menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing penanammodal sesuai dengan profil akibat dan tujuan finansial pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.
(ang/ang)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·