Binti Mufarida
, Jurnalis-Senin, 09 Maret 2026 |05:18 WIB

Ilustrasi hujan (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan awal potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 9–12 Maret 2026.
BMKG mengungkapkan perihal ini dipengaruhi dinamika atmosfer dari skala dunia hingga lokal, di antaranya Monsun Asia diprediksi menguat. Selain itu, kejadian seruakan dingin (cold surge) juga diprediksi signifikan dalam beberapa hari ke depan.
“Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi tetap berada pada fase 5 (Maritime Continent) dalam sepekan ke depan, sehingga berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di Indonesia Timur,” tulis BMKG dalam laman resminya, dikutip Senin (9/3/2026).
Selain itu, BMKG membeberkan bahwa potensi hujan ini diperkuat oleh prediksi aktifnya Gelombang Kelvin di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi Barat bagian selatan, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua bagian utara.
“Selain itu, Gelombang Equatorial Rossby juga diprediksi aktif di NTB bagian selatan, NTT bagian selatan, Maluku, dan nyaris seluruh wilayah Pulau Papua. Adanya kombinasi kejadian ini berpotensi memicu peningkatan curah hujan di daerah-daerah tersebut,” ungkap BMKG.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·