Warga Swiss Tolak Usulan Pembatasan Populasi Maksimal 10 Juta Jiwa

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Warga memandang kereta api sepanjang 1910 meter dengan 100 gerbong melewati di dekat Bergun, pegunungan Alpen, Swiss. Foto: Fabrice COFFRINI / AFP

Mayoritas penduduk Swiss menolak usulan pembatasan jumlah masyarakat alias populasi hingga maksimal 10 juta jiwa dalam referendum nasional nan digelar Minggu (14/6).

Dilansir Reuters, hasil penghitungan awal menunjukkan sekitar 55 persen pemilih menolak usulan tersebut, sementara 45 persen lainnya mendukung.

kumparan post embed

Usulan nan didorong Partai Rakyat Swiss (SVP) itu mengharuskan pemerintah mengakhiri kebebasan pergerakan tenaga kerja dengan Uni Eropa andaikan jumlah masyarakat melampaui 10 juta jiwa selama dua tahun berturut-turut sebelum 2050.

Pemerintah Swiss sebelumnya meminta penduduk menolak usulan tersebut lantaran dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan hubungan dengan Uni Eropa, mitra jual beli utama mereka.

Penghuni gedung apartemen St-Jean ambil bagian dalam sesi paduan bunyi dari anjungan mereka, di Jenewa, Swiss. Foto: REUTERS/Denis Balibouse

"Dengan keputusan hari ini, para pemilih telah mengirimkan sinyal stabilitas, keterbukaan, dan keandalan," kata Menteri Kehakiman Swiss Beat Jans dalam konvensi pers berbareng Presiden Swiss Guy Parmelin, dikutip Reuters.

Analis dari lembaga survei GFS Bern, Urs Bieri, mengatakan banyak penduduk memang cemas terhadap pertumbuhan populasi, tetapi mereka juga takut pembatasan tersebut bakal mempersulit perekrutan tenaga kerja dan merusak hubungan Swiss dengan Uni Eropa.

Saat ini populasi Swiss mencapai sekitar 9,1 juta jiwa dan nyaris 28 persen di antaranya merupakan penduduk negara asing.

Meski usulan itu gagal, Jans mengatakan pemerintah bakal tetap mencari solusi untuk menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai perumahan dan imigrasi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan