Jakarta - Bagi sebagian warga, jasa air perpipaan adalah perihal nan mudah didapat. Namun, bagi penduduk RT 03 dan RT 10 RW 08, Kelurahan Semanan, Jakarta Barat, keterbatasan suplai air sempat menjadi tantangan sehari-hari akibat dari kondisi jaringan nan belum bisa menjangkau kebutuhan akses air berbobot bagi warga.
Menjawab kebutuhan tersebut, PAM JAYA menghadirkan solusi nyata melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Portabel Semanan. Peresmian gedung ini dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno sebagai corak support terhadap upaya peningkatan jasa dasar bagi masyarakat Jakarta.
IPA Portabel merupakan inisiatif PAM JAYA dalam meningkatkan dan memberikan pelayanan maksimal kepada penduduk Semanan dalam pemenuhan air berbobot sehari hari nan kemudian dikaji lebih lanjut oleh tim PAM JAYA.
Hasil kajian menunjukkan bahwa wilayah pemukiman tersebut tidak mempunyai suplai dari jaringan lain sehingga diperlukan tambahan instalasi pengolahan air untuk memastikan kesiapan air berbobot nan berkelanjutan.
Dengan memanfaatkan dua sumber air baku, ialah Anak Kali Semanan dan Waduk Aseni, IPA portabel ini diharapkan bisa menghadirkan akses air nan lebih layak bagi masyarakat.
Terdapat dua unit IPA portabel dengan total kapabilitas 4 liter per detik nan terdiri dari 2 lps relokasi unit IPA portabel eksisting dari Penjaringan serta 2 lps dari unit IPA portabel baru nan dibangun pada 2025-2026 dan saat ini diresmikan.
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kehadiran IPA portabel ini merupakan corak respons sigap PAM JAYA terhadap kebutuhan masyarakat.
"Yang kami lakukan hari ini berangkat dari kebutuhan warga. IPA portabel ini menjadi solusi adaptif untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air nan layak, terutama di wilayah nan belum terjangkau secara optimal oleh jaringan eksisting," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).
Arief menambahkan bahwa air nan dihasilkan telah memenuhi standar kualitas sesuai Permenkes No. 2 Tahun 2023 sehingga kondusif digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, IPA portabel ini juga menjadi solusi strategis dalam kondisi darurat alias krisis air.
Dengan kapabilitas nan ada, akomodasi ini berpotensi melayani sekitar 295 sambungan rumah di wilayah RW 08, khususnya RT 03 dan RT 10. Kehadiran akomodasi ini diharapkan dapat memberikan akibat langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam perihal air berkualitas.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyampaikan dukungannya terhadap langkah nan dilakukan PAM JAYA. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai inisiatif ini sebagai solusi nan sigap dan tepat dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus menjadi contoh pentingnya kerjasama dalam memastikan pelayanan publik dapat menjangkau seluruh penduduk secara merata.
PAM JAYA menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan penemuan jasa nan adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
(akd/ega)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·