Jakarta -
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain nan dikelola oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menggelar Operasi Pasar Murah. Hal itu bermaksud untuk membantu masyarakat perbatasan dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan nilai terjangkau di area perbatasan Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Dalam aktivitas nan diselenggarakan, Selasa (14/4/2026) ini, PLBN Motaain menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bungkusan 5 kilogram dengan nilai Rp 60 ribu per sak. Total beras nan disediakan mencapai 9 ton dan seluruhnya terserap oleh masyarakat nan memadati letak sejak pagi hari.
Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika menyampaikan bahwa Operasi Pasar Murah merupakan corak nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas nilai dan memastikan kesiapan pangan bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Menurutnya, tingginya animo penduduk menunjukkan kebutuhan bakal akses bahan pokok dengan nilai terjangkau tetap sangat besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Operasi Pasar Murah ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah melalui BNPP dalam menjaga stabilitas nilai dan memastikan kesiapan pangan bagi masyarakat perbatasan. Kami berterima kasih seluruh beras nan disediakan, sebanyak 9 ton, dapat terserap dengan baik oleh masyarakat," kata Rika dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2026).
Dia menambahkan, ke depan, aktivitas serupa bakal terus didorong melalui sinergi dengan beragam pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat perbatasan.
Sebagai informasi, pada waktu nan berbarengan di area PLBN Motaain juga tengah berjalan aktivitas Peningkatan Kapasitas SDM bagi Pengusaha Mikro Sektor Tenun Ikat nan diselenggarakan oleh Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Darat (Asdep PKPD) BNPP RI.
"Melalui beragam program tersebut, PLBN Motaain terus menegaskan perannya tidak hanya sebagai gerbang negara. Tetapi juga sebagai pusat pelayanan dan penggerak kesejahteraan masyarakat perbatasan, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan dari pinggiran," tutupnya.
(akd/ega)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·