Warga di sejumlah wilayah di Kota Palu beramai-ramai mengantre di SPBU setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (16/6) pukul 10.27 WIB.
Pantauan di lokasi, tampak antrean kendaraan mengular di sejumlah SPBU. Antrean itu apalagi tumpah hingga ke badan jalan.
Salah seorang warga, Rinaldi, mengaku langsung mengisi bahan bakar kendaraannya lantaran trauma gempa dan tsunami pada 28 September 2018 lalu.
“Trauma 28 September 2018, jadi begitu ada gempa langsung cari BBM. Jaga-jaga jika listrik meninggal lama, tidak ada BBM di kendaraan,” kata Rinaldi di lokasi.
Salah satu SPBU nan diserbu penduduk terletak di Jalan Pramuka, Kota Palu. Antrean kendaraan apalagi mencapai perempatan Jalan Sudirman. Lalu lintas di letak juga mengalami kemacetan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·