Kantor Imigrasi Depok bakal memperluas jasa pembuatan paspor ke sejumlah lokasi, setelah sebelumnya membuka booth pelayanan di area Car Free Day (CFD) Margonda, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (17/5).
Kepala Kantor Imigrasi Depok, Irvan Triansyah, mengatakan pihaknya berencana membuka titik jasa baru berupa instansi bagian di Sawangan dan booth di sejumlah lokasi.
“Rencana kita bakal buka juga di Sawangan. Kita ada beberapa bagian di Imigrasi Depok, ada di Pesona Square, ada di Depok Town Square, ada di MPP (Mal Pelayanan Publik), ada di Sawangan rencana nantinya. Makanya untuk memudahkan masyarakat membikin paspor,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Untuk jasa paspor di CFD, Irvan menyebut rencananya bakal digelar dua minggu sekali. Namun, bisa juga dibuat lebih rutin menjadi setiap minggu jika antusiasme penduduk terus meningkat.
“Rencana kita dua minggu sekali. Namun jika memang antusiasme masyarakat banyak, kita bakal seminggu sekali,” katanya.
Irvan menyebutkan, tingginya minat penduduk juga terlihat sejak hari pertama pembukaan jasa di CFD Margonda. Dari kuota 20 pemohon M-Paspor, semuanya terisi sebelum pukul 08.00 WIB.
Meski begitu, kata Irvan, petugas tetap melayani penduduk nan datang ke lokasi.
“Sudah ada 20 pemohon tadi sudah kita layani. Jadi tetap ada beberapa langsung datang tadi, baru datang anak sama ibu dan sebagainya, jadi tetap kita layani semua,” ucap Irvan.
Adapun kebanyakan masyarakat nan membikin paspor, menurut Irvan, adalah untuk keperluan ibadah umrah.
“Kebanyakan untuk umrah ya, lantaran masyarakat kita sangat pengin berangkat ke luar negeri untuk umrah, ada juga untuk wisata dan ada juga untuk belajar di luar negeri,” ujarnya.
Warga nan mau memanfaatkan jasa ini cukup datang langsung tanpa perlu mendaftar lebih dulu.
“Tinggal datang saja ke sini, walk-in bisa kita langsung layani, dan ada juga nan untuk M-Paspor juga bisa kita layani,” jelas Irvan.
Dokumen nan dibawa pun bisa dalam corak soft file maupun fisik. Untuk dokumen, paspor baru memerlukan KTP, KK, dan akte lahir alias ijazah. Sementara untuk penggantian cukup membawa paspor lama dan e-KTP.
Adapun jasa paspor di CFD ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, saat live TikTok berbareng kumparan. Kala itu, Hendarsam mengakui jasa serupa sudah pernah ada tapi tidak rutin.
“Sebenernya sudah dilakukan tapi selama ini belum rutin, saya mau membuatnya rutin jadi orang tahu,” ujarnya.
Ia juga mengeluarkan surat info ke seluruh instansi imigrasi di wilayah untuk program tersebut.
“Dua minggu lagi udah bisa, lantaran saya udah buat surat edaran, jadi tiap daerah, kanim-kanim itu instansi imigrasi itu saya perintahkan untuk buat seefisien mungkin orang untuk mudah buat paspor. Mau reach out datang langsung ke letak buka booth kreasi masing-masing kelak tiap daerah,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa Depok menjadi salah satu sasaran letak nan bakal segera menindaklanjuti pengarahan tersebut.
“Depok bisa tuh,” ujar Hendarsam.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·