Jakarta -
Warga negara Indonesia (WNI) nan tinggal di Taiwan menghadapi hambatan saat mengusulkan permohonan pelepasan status kebangsaan RI. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas meminta jajarannya segera menyelesaikan masalah tersebut.
Curhat itu disampaikan oleh Sugiono Susilo, nan saat ini tinggal di Taiwan. Sugiono mengaku sudah mengusulkan permohonan pelepasan status WNI sejak Juni 2025.
"Setahun lalu, saya mengusulkan surat permohonan kehilangan kebangsaan RI, sudah selesai diverifikasi di bulan Agustus 2025, tapi hingga saat ini SK belum terbit," kata Sugiono dalam aktivitas 'Pasti Ada Solusi Bersama Menteri Hukum' nan tayang di YouTube Kemenkum, Jumat (21/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sugiono mengatakan mengecek secara berkala ke Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkum, namun belum mendapatkan jawaban nan pasti.
"Saya selalu giat follow up ke CS AHU, tapi jawabannya selalu tidak sama. Bahkan pernah dijawab SK sudah terbit tapi tidak ada. Akhirnya ada juga nan menyuruh saya mencari kontak Kementerian Sekretariat Negara, katanya proses sudah sampai ke Setneg," ujar Sugiono.
"Pak Sugiono mau melepaskan kewarganegaraan? Tidak perlu ke Sekretariat Negara, itu cukup di Kementerian Hukum," jawab Menkum Supratman.
Supratman menjelaskan proses pelepasan status WNI memang kudu diverifikasi oleh 14 kementerian dan lembaga. Namun, dia meminta jejeran Kemenkum bergerak sigap untuk menyelesaikan keluhan Sugiono tersebut.
"Saya pastikan ini tetap di dalam verifikasi 14 kementerian/lembaga. Saya bakal minta ke Dirjen AHU, Direktorat Tata Negara, untuk segera mengecek soal hasil penjelasan baik dari Dirjen Pajak, Polri, BNPT, dan lain sebagainya, nan semestinya dalam waktu 14 hari ini sudah masuk," ucap Supratman.
"Saya minta segera hubungi Pak Sugiono. Saya tidak mau tahu, masalah Pak Sugiono sudah kudu selesai," tegas Supratman.
Sugiono pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas tanggapan langsung dari Menkum. Ia berambisi SK pelepasan status WNI-nya dapat segera terbit.
"Terima kasih, Pak, terima kasih, Bu. Semoga suratnya sigap keluar ya," ucap Sugiono.
(lir/imk)
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·