Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG di Karo, Pastikan Penanganan Maksimal

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Rumah Sakit Efarina Etaham dan Rumah Sakit Umum Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (11/09/2026). Foto: Instagram/ @kemensetneg.ri

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi anak-anak nan tengah menjalani perawatan akibat keracunan makanan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Jumat (11/9). Gibran mendatangi Rumah Sakit Efarina Etaham dan Rumah Sakit Umum Amanda Berastagi.

Dalam kunjungannya, Gibran memandang langsung kondisi anak-anak nan tengah menjalani perawatan. Ia pun memastikan kebutuhan pasien nan terdampak keracunan bakal ditindaklanjuti

Gibran juga menyampaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal terus dievaluasi dan disempurnakan.

“Wapres menyampaikan bahwa program MBG terus dievakuasi dan disempurnakan berasas masukan masyarakat, serta menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas nama pemerintah,” tulis Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dalam unggahan di Instagram, dikutip Sabtu (12/9).

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Rumah Sakit Efarina Etaham dan Rumah Sakit Umum Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (11/09/2026). Foto: Instagram/ @kemensetneg.ri

Selain memandang kondisi pasien, Gibran juga menyerap aspirasi penduduk secara langsung sebelum meninggalkan rumah sakit.

Sejumlah penduduk menyampaikan beragam keluhan dan kebutuhan kepada Gibran. Di antaranya mengenai kebutuhan obat hingga cerita mengenai anak nan mengalami keracunan makanan.

"Sebelum meninggalkan rumah sakit, Wapres menyerap aspirasi penduduk secara langsung, mulai dari keluhan kebutuhan obat hingga cerita penduduk tentang anak nan mengalami keracunan makanan,” tutur Kemensetneg.

Gibran juga memastikan pasien nan memerlukan penanganan lebih lanjut dapat memperoleh rujukan.

"Menanggapi perihal tersebut, dia memastikan seluruh keluhan dan kebutuhan bakal ditindaklanjuti, termasuk rujukan bagi pasien nan memerlukan penanganan lebih lanjut,” kata Kemensetneg.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan