
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
MISANO – Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, berkeinginan melakukan pertimbangan menyeluruh setelah menyelesaikan balapan utama Moto3 San Marino 2026 di posisi ke-18. Ajang bergengsi tersebut diselenggarakan di Sirkuit Misano, Italia, pada Minggu, 13 September 2026.
Meski demikian, Veda secara terbuka mengakui hasil akhir nan diraihnya kali ini jauh dari ekspektasi awal. Padahal, rasa percaya diri sempat menyelimutinya ketika menjajal lintasan dalam kondisi lembab pada sesi latihan Jumat lalu, meski situasi berubah drastis saat balapan kering.
"Ini akhir pekan nan susah bagi saya. Saya kesulitan sepanjang akhir pekan, meski pada Jumat, terutama dalam kondisi lembab, saya merasa sangat percaya diri dan bisa melaju cepat," kata Veda seperti dikutip dari laman resmi Honda Team Asia, Senin (14/9/2026).
"Hasil balapan bukan seperti nan saya inginkan, tetapi kami melakukan beberapa perubahan dari Q2 ke balapan dan saya merasa motor bergerak ke arah nan positif," tambahnya.
Veda Ega Pratama tampil di Moto3 San Marino 2026 (Foto: Instagram/@veda_54)
1. Persiapan Menuju Austria
Melihat hasil kurang maksimal di Misano, pembalap kebanggaan tanah air ini menyadari bahwa dirinya tetap mengemban banyak pekerjaan rumah demi mendongkrak performa. Fokus utamanya sekarang beranjak pada persiapan matang untuk menghadapi seri balapan berikutnya di Austria.
"Tentu saja, ini bukan hanya soal motor. Saya juga perlu meningkatkan diri dan memahami di mana saya bisa menjadi lebih baik," sambung Veda.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·