Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyampaikan pengarahan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengenai penguatan aspek keamanan pangan dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keduanya melakukan pertemuan, di mana Gibran menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan higienitas dapur MBG alias Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama dalam penanganan sisa makanan.
"Saya baru dipanggil Pak Wapres membahas mengenai dengan keamanan pangan," ujar Nanik Senin, dikutip Srlada (28/4/2026).
"Pak Gibran mewanti-wanti agar sisa makanan jangan sampai masuk ke dapur, lantaran sisa makanan ini nan berpotensi menjadi salah satu sumber penyakit," tambahnya.
Sebagai langkah pencegahan, lanjut Nanik, Gibran menyarankan agar proses pembersihan sisa makanan dilakukan di luar dapur guna mencegah kontaminasi silang. Arahan tersebut bakal menjadi bagian dari upaya memperkuat standar keamanan pangan, khususnya dalam penyelenggaraan program pemenuhan gizi agar kualitas makanan nan disajikan kepada masyarakat tetap terjaga dan kondusif dikonsumsi.
"Sebagai mantan pengusaha di bagian katering, Wapres mengerti betul soal SOP alur dapur dan hal-hal kritis dalam perihal keamanan pangan," ucap Nanik lagi.
Percepat MBG di Wilayah 3T
Di saat nan sama, Gibran juga meminta BGN untuk mempercepat pemerataan penyelenggaraan Program MBG, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Berdasarkan hasil kunjungannya ke sejumlah provinsi di Papua, dia menemukan tetap banyak kabupaten nan belum mempunyai SPPG.
Untuk itu, BGN bakal mendorong keterlibatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ini krusial dalam mendukung pembangunan prasarana dapur MBG melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
"Sebaiknya wilayah 3T kita melibatkan BUMN, dari CSR mereka bisa untuk membangun dapur, sehingga tidak kudu dari APBN untuk membangun dapur alias SPPG," tutup Nanik.
(sef/sef)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·