Jakarta -
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menghadiri peluncuran program kerja sama Pemerintah Indonesia dan UNICEF alias Country Programme Action Plan (CPAP) 2026-2030. Program bertema 'Bersama untuk Setiap Anak Indonesia' itu digelar Kementerian PPN/Bappenas berbareng Kementerian Dalam Negeri dan UNICEF di Jakarta.
CPAP 2026-2030 disusun untuk mendukung pembangunan anak secara menyeluruh, inklusif, dan berkelanjutan. Program ini merujuk pada sejumlah kebijakan nasional serta komitmen global, di antaranya RPJMN 2025-2029, United Nations Sustainable Development Cooperation Framework (UNSDCF) 2026-2030, dan Konvensi Hak Anak.
Program kerja sama tersebut berfokus pada tujuh bagian utama, ialah gizi, kesehatan, pendidikan, air, sanitasi dan kebersihan, perlindungan anak, kebijakan sosial, serta efektivitas program. Kementerian Sosial turut menjadi salah satu kementerian nan terlibat dalam penyusunan substansi arsip CPAP 2026-2030.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aktivitas tersebut, perwakilan anak muda juga menyampaikan aspirasi mengenai pentingnya kebijakan nan berpihak pada anak. Aktivis suasana dan kelamin Alya Sabira, nan datang mewakili anak muda Indonesia, menekankan perlunya support sistem nan nyata bagi anak-anak, terutama mereka nan paling rentan.
"Saya percaya bahwa perubahan itu nyata, terutama ketika sistem betul-betul mendukung kami. Dengan adanya kerja sama ini, saya mempunyai beberapa harapan. Pertama, dalam pengelolaan anggaran, saya berambisi child sensitive budgeting menjadi prioritas dan dikhususkan agar setiap program dan kebijakan nan dikeluarkan dapat menjangkau anak nan paling rentan dan paling tertinggal," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2026).
Rangkaian peluncuran CPAP Pemerintah Indonesia-UNICEF turut diisi dengan pemutaran video, penyampaian laporan penyusunan arsip kerja sama, penandatanganan komitmen wilayah di 13 letak kerja sama, hingga peluncuran berbareng program tersebut.
Agus Jabo ikut meluncurkan program itu sebagai corak support Kementerian Sosial terhadap penguatan agenda pembangunan anak di Indonesia. Kehadiran Kemensos juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan pemenuhan kewenangan anak melalui kerjasama lintas sektor.
Peluncuran program tersebut turut dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Anwar Harun Damanik, Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia Maniza Zaman, serta Sekretaris Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas Pungkas Bahjuri Ali.
(akn/ega)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·