Wamensos dan Humas Sekolah Rakyat Doa Bersama Korban Bencana NTT

Sedang Trending 14 menit yang lalu
Wamensos Agus Jabo Priyono tutup aktivitas Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat di Bogor, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. Kemensos

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono membujuk seluruh peserta Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat mendoakan masyarakat di beragam wilayah nan terdampak musibah alam, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Pertama, marilah kita mendoakan saudara-saudara kita nan saat ini sedang menghadapi musibah akibat musibah alam, baik nan terjadi di Sumatera, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, maupun beberapa wilayah lainnya,” ujar Agus Jabo saat menutup aktivitas Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat di Harris Hotel and Convention, Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor, Jumat (21/8/2026).

Ia berambisi masyarakat nan meninggal bumi akibat musibah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan nan Maha Esa. Sementara bagi masyarakat nan terdampak dan kudu mengungsi, dia berambisi seluruh kebutuhan mereka dapat terpenuhi.

Wamensos Agus Jabo Priyono tutup aktivitas Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat di Bogor, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. Kemensos

“Kita berambisi pemerintah dapat terus melakukan langkah-langkah penanganan, rehabilitasi, dan rekonstruksi agar kehidupan masyarakat dapat kembali melangkah normal seperti sebelum musibah terjadi,” katanya.

Usai membujuk angan bersama, Agus Jabo menjelaskan kepada para peserta training bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun sekolah, tetapi membangun harapan. Dibalik itu, humas bekerja memastikan angan itu terlihat, terdengar, dan dirasakan oleh masyarakat.

“Tugas humas bukan hanya sekadar membikin berita, mengambil foto, alias video. Lebih dari itu, humas adalah wakil dan wajah dari Sekolah Rakyat. Humas bakal menjadi ahli bicara nan menyampaikan info kepada masyarakat agar publik mengetahui, memahami, dan mendukung keberadaan Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Karena itu, dia mengatakan bahwa humas mempunyai peran nan sangat strategis. Humas adalah kesempatan untuk membantu serta memperkaya ruang publik melalui info dengan jangkauan luas, transparan, manusiawi, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Sekolah Rakyat itu berbeda dengan sekolah-sekolah reguler nan lain. Ini nan kudu menjadi dasar kita dalam menjalankan kerja-kerja humas. Bukan lantaran kualitasnya nan berbeda, tetapi Sekolah Rakyat ini dibangun oleh Bapak Presiden dengan tujuan khusus, ialah mengentaskan kemiskinan,” ucapnya.

Wamensos Agus Jabo Priyono tutup aktivitas Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat di Bogor, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. Kemensos

Ia menegaskan bahwa dengan adanya Sekolah Rakyat, anak-anak miskin nan selama ini tidak mempunyai harapan, sekarang tumbuh kembali.

Karena melalui Sekolah Rakyat ini mereka mendapatkan penerangan. Mereka sekarang mempunyai mimpi.

“Saya mau mengucapkan selamat bertugas. Kalian adalah wajah-wajah Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat adalah wajah dari Kementerian Sosial. Dan kalian, humas Kementerian Sosial, adalah wajah dari Bapak Presiden. Tolong jaga anak-anak dengan penuh tanggung jawab,” ucap Agus Jabo menutup arahan.

Kegiatan peningkatan kapabilitas pengelola kehumasan diselenggarakan mulai 18-22 Agustus 2026 dengan diikuti 240 peserta. Mereka terdiri atas 166 perwakilan Sekolah Rakyat, 32 perwakilan UPT, sentra, dan Sentra Terpadu di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, serta 8 peserta dari Balai dan Pusdiklatbangprof, serta satgas Kehumasan di bawah koordinasi Biro Humas.

Wamensos Agus Jabo Priyono tutup aktivitas Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat di Bogor, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. Kemensos

‎Hadir dalam aktivitas tersebut Inspektur Jenderal Dody Sukmono, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Agus Zainal, Tenaga Ahli Menteri Galih Hidayatullaj, Kepala Pusdiklatbangprof Afrizon Tanjung, Kepala Biro Humas Devi Deliani, dan Direktur PSNK Faisal.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan