Setyo mengatakan modernitas dalam norma berfaedah penyesuaian terhadap teknologi, namun intelektualitas berfaedah kedalaman pemahaman bakal moralitas norma itu sendiri.
"Dengan demikian, KPK membuka pintu selebar-lebarnya untuk kolaborasi, khususnya dalam perihal pencegahan dan pendidikan antikorupsi bagi para advokat," ucap dia.
Sementara itu, Ketua Umum Peradi Profesional Harris Arthur Hedar mengatakan pihaknya datang sebagai respons atas kebutuhan zaman, bukan lantaran bentrok di internal advokat.
"Peradi Profesional datang bukan untuk menciptakan perpecahan dan bukan datang lantaran konflik, tidak ada konflik. Tetapi sebagai jawaban atas kebutuhan zaman," kata Harris.
Ia mengungkapkan organisasi advokat kudu bisa beradaptasi dengan perubahan, termasuk perkembangan teknologi dan dinamika norma nan semakin kompleks.
Disebutkan, bumi norma berubah, teknologi berubah, dan organisasi advokat tidak boleh tertinggal.
Dengan begitu, Peradi Profesional mau membangun organisasi advokat nan modern dalam sistem, kuat dalam intelektualitas, tinggi dalam etika, dan berani dalam memperjuangkan keadilan.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·