Kegelisahan Cinta Laura Lihat Fenomena Anxious Generation

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Cinta Laura hadiri World Premiere movie Para Perasuk (Levitating) di Sundance Film Festival 2026. Foto: Dok. Istimewa

Aktris Cinta Laura menyoroti kejadian generasi resah (anxious generation) yang menurutnya tengah melanda kalangan muda Indonesia.

Cinta Laura mengingatkan, generasi masa sekarang perlu keluar dari perihal serba instan agar bisa memperkuat hidup dan menjadi golongan lansia nan berdikari di masa depan.

"Enggak bisa dipungkiri, saya mempunyai sebuah kegelisahan untuk generasiku maupun nan di bawahku, lantaran kami memang bisa dibilang anxious generation," ujar Cinta Laura di Jakarta.

Menurut Cinta, tantangan anak muda saat ini adalah keterikatan pada kepuasan jangka pendek akibat era digital.

"Bisa dibilang anak muda era sekarang bukannya tidak peduli masa depan, tapi saya merasa mereka terlalu tenggelam dan terpaku dengan apa nan terjadi sekarang. Mereka merasa layak mendapatkan instant gratification alias merasa tidak mau melalui proses alias perjalanan nan susah agar bisa mencapai apa nan mereka inginkan," tutur Cinta.

Cinta menegaskan, pola pikir ini rawan bagi daya tahan generasi muda. "Dan itu sangat berbahaya (very dangerous), karena tentunya success in anything good takes time," imbuh Cinta.

Persiapan Finansial

Dalam pemaparannya, Cinta juga menekankan pentingnya pendekatan literasi finansial nan realistis dan tidak memukul rata kondisi ekonomi masyarakat. Menurutnya, literasi finansial di negara berkembang seperti Indonesia kudu dimulai dari perihal paling mendasar.

"Kalau kita omongin financial literacy, kita tidak bisa berekspektasi seorang nan datang dari menengah ke bawah bakal mengerti reksadana itu apa, obligasi itu apa. Jadi financial planning pun buat anak muda, tergantung mereka datang dari kalangan mana, bakal sangat berbeda," jelas Cinta.

Ia menambahkan, langkah awal nan paling krusial adalah memahami arus finansial harian.

"I think we should start with the very, very basic, ialah mengerti expenses (pengeluaran) kita, pendapatan kita, and so on and so forth," tegas Cinta.

Artis Cinta Laura ditemui usia pementasan Terbitlah Terang di Kawasan Jakarta Pusat. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Transisi Demografi Indonesia

Pandangan Cinta Laura ini diungkapnya dalam peluncuran riset "Indonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?" nan digelar oleh DBS Foundation.

Berdasarkan info Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mulai memasuki fase populasi menua (ageing society) dengan proporsi lansia mencapai 12 persen pada 2025, dan berpotensi melonjak hingga 20 persen pada 2045.

Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menyebut persiapan populasi menua idealnya dimulai sejak usia kerja melalui kesiapan sosial dan finansial.

"Persiapan menghadapi populasi menua perlu dipersiapkan sejak usia produktif. Kami berkomitmen mendukung kesiapan masyarakat rentan agar lebih handal melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga literasi finansial dan persiapan pensiun," tutup Mona.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan