Wamendagri Ungkap Modal Indonesia Timur Menuju Indonesia Emas 2045

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Dalam kaitannya dengan pembangunan Indonesia Timur, Ribka menyoroti penyelenggaraan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua. Dia menyebut pembangunan prasarana di wilayah tersebut tetap menghadapi beragam tantangan sehingga memerlukan support masyarakat serta kerjasama lintas pihak.

Menurut Ribka, pembangunan bentuk perlu melangkah beriringan dengan peningkatan kualitas dan daya saing masyarakat. Langkah tersebut dinilai krusial agar masyarakat Indonesia Timur mempunyai kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan dan keluar dari kemiskinan.

"Karena kantong-kantong kemiskinan di Indonesia cukup banyak ya, kita mengharapkan kesejahteraan," tambahnya.

Ribka menegaskan pembangunan nasional tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi. Pembangunan kudu memberikan akibat langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dilakukan dengan tata kelola pemerintahan nan baik.

Dia menyebut prinsip good governance perlu diterapkan melalui partisipasi, transparansi, responsivitas, supremasi hukum, akuntabilitas, visi strategis, efektivitas dan efisiensi, keadilan dan kesetaraan, konsensus, serta profesionalisme dan integritas.

National Building Conference 2026 turut dihadiri personil DPD RI Dapil Papua Barat Filep Wamafma, Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah Diben Elaby, personil Dewan Energi Nasional (DEN) Johni Jonatan Numberi, Ketua Umum Cendekiawan Perempuan Papua Rosaline Irene Rumaseuw, serta Ketua Sekolah Tinggi Teologi (STT) Internasional Harvest Indonesia Daniel Runtuwene.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita