Dalam memperkuat ketahanan nasional, Wiyagus mendorong peningkatan konektivitas antarwilayah, baik di sektor logistik, perdagangan, energi, hingga digitalisasi pemerintahan.
“Daerah nan surplus pangan kudu bisa menopang wilayah nan membutuhkan. Kemudian wilayah nan mempunyai kapabilitas fiskal kuat perlu menjadi penggerak pembangunan regional,” jelasnya.
Dia berambisi forum MPU tidak hanya menjadi ruang pertemuan seremonial, tetapi bisa melahirkan langkah strategis dan implementatif untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah.
Selain itu, MPU juga diharapkan dapat menjadi model kerja sama regional nan adaptif dan inovatif dalam menyelesaikan persoalan lintas wilayah, mulai dari pengendalian inflasi, ketahanan pangan, penguatan energi, penanganan bencana, hingga stabilitas keamanan dan ketertiban.
“Saya juga mendorong agar MPU dapat menjadi modal kerja sama regional antardaerah nan adaptif, inovatif, dan bisa menghasilkan solusi konkret terhadap beragam persoalan lintas wilayah,” kata Wiyagus.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Paku Alam X, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri, Direktur Eksekutif Mitra Praja Utama Suhajar Diantoro, serta sejumlah pejabat kementerian/lembaga dan perwakilan Pemda personil MPU lainnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·