Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Eksekutif WALHI Boy Sembiring menilai Presiden RI Prabowo Subianto diberikan info tidak sah dari anak buahnya mengenai kebakaran rimba dan lahan (karhutla).
"Presiden Prabowo sering dibisiki, diberikan info nan enggak sah dari menterinya, dari ketua level utama, mengenai penanganan karhutla," ujar Boy dalam program Head to Head with Elvira di CNN Indonesia, Rabu (14/10) malam.
Menurutnya, perihal ini menimbulkan persoalan baru di mana penanganan karhutla akhirnya tidak sampai ke pada akar permasalahan. Boy pun mencontohkan mengenai pengerahan sekitar 1.800 puskesmas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa enggak dibisikkan [ke] Presiden, bahwa semestinya rumah sakit itu bisa didorong mobil, mobile kan, dia nan melakukan tindakan proaktif untuk membantu masyarakat nan terbakar paparan karhutla," katanya.
Tak hanya itu, dia juga memberikan contoh patokan mengenai dengan kearifan lokal masyarakat budaya dan laporan karhutla di wilayah milik korporasi.
Boy menyebut pada awal karhutla, ada laporan menteri kepada Presiden bahwa tidak ada lahan korporasi nan terbakar.
Namun, WALHI membantah laporan tersebut dan presiden mendapatkan info dari publik bahwa kebanyakan kebakaran berada di areal kerja konsesi, khususnya kebun-kebun kayu dan perkebunan kelapa sawit.
"Permasalahan utamanya, pemanduannya tidak bakal jelas jika Presiden mendapatkan info nan enggak jelas dan enggak klir," tegas Boy.
Di aktivitas nan sama, Konten Kreator Virdian Aurellio juga menyatakan poin nan serupa. Namun, dia juga mengarahkan kritiknya kepada para kepala daerah.
"Saya tetap mau berbaikan hati untuk merasa Presiden itu bukan enggak peduli, tetapi Presiden dibohongi oleh birokrat di bawahnya, oleh kepala-kepala wilayah nan ada di provinsi," ungkap Virdian.
Menghabiskan dua minggu di wilayah terdampak karhutla, Virdian menceritakan kondisi masyarakat setempat nan terpaksa hidup beriringan dengan asap. Ia menyebut bahwa masyarakat akhirnya memilih terdampak resiko kesehatan jarak panjang hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan beraktivitas di luar ruangan.
"Saya jengkel adalah keadaan normal nan basically alias keadaan normal nan sebetulnya dipaksakan ini disimpulkan oleh orang-orang di bawah presiden misalnya Kepala BNPB mengatakan ini normal, disimpulkan oleh kepala wilayah nan mengatakan enjoy aja," katanya.
Merespons pernyataan-pertanyaan ini, Tenaga Ahli Bakom RI Hariqo Wibawa Satria menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto tidak bisa dibohongi.
"Orang bisa membohongi Presiden, tetapi Presiden itu tidak bisa dibohongi. Karena Presiden tidak hanya mendapatkan info dari satu sumber," jelas Hariqo.
Beberapa kali Hariqo menekankan bahwa presiden tidak dapat dibohongi. Hal ini dia sebut salah satunya lantaran masa lampau Prabowo nan pernah menjadi bagian dari pasukan tempur.
"Kalau kita lihat perjalanan hidupnya, lantaran beliau adalah pasukan tempur, jika Presiden mudah dibohongi, sudah jadi jenazah Pak Prabowo hari ini. Karena di lapangan itu tidak mungkin mendapatkan satu informasi," ungkapnya.
(mou/isn)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·