Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Ketua DPC PPP Jakarta Selatan H. M. Nasir nan menjadi pelapor mengaku menemukan kejanggalan dalam publikasi KTA atas nama Agus Suparmanto. Menurut dia, DPC PPP Jakarta Selatan tidak pernah menerima laporan maupun memberikan rekomendasi mengenai publikasi kartu personil tersebut.

“Terkait dengan KTA, kami dari DPC Jakarta Selatan belum pernah merasa ada laporan-laporan alias merekomendasikan untuk KTA tersebut,” kata Nasir.

Karena itu, pihaknya meminta proses publikasi KTA ditelusuri mulai dari tingkat DPC, DPW hingga DPP PPP. Nasir menduga KTA tersebut diterbitkan tanpa prosedur nan bertindak di partai. Kondisi itu disebut memicu kegaduhan di internal PPP.

“Terindikasi ini memang kita tidak menerbitkan itu. Ada dugaan berfaedah ada pemalsuan nan membikin kondisi situasi partai jadi semakin tidak menentu,” ujarnya.

Menurut Nasir, aktivitas sejumlah pihak nan mengatasnamakan partai juga dilakukan di luar lingkungan instansi DPP PPP sehingga menimbulkan keresahan kader di tingkat bawah.

“Itulah nan membikin keprihatinan kami dari tingkat bawah,” katanya.

Nasir menilai dugaan pemalsuan arsip dan KTA itu telah merugikan partai. Sebab, ada pihak nan menurutnya belum sah sebagai kader namun merasa mempunyai kewenangan dalam organisasi dan ikut menyampaikan pernyataan atas nama partai.

“Ada pihak nan tidak sah sebagai kader merasa punya kewenangan untuk dipilih hingga mengeluarkan statement,” tandas dia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita