Viral Video Diduga Tim Ahli Gubernur Kalsel Konsumsi Sabu, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sedang Trending 4 bulan yang lalu
Viral Video Diduga Tim Ahli Gubernur Kalsel Konsumsi Sabu, Polisi Lakukan Penyelidikan Ilustrasi.(Magnific)

MASYARAKAT Kalimantan Selatan (Kalsel) dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 40 detik di media sosial nan menampilkan dua orang diduga sedang mengonsumsi narkotika jenis sabu. Salah satu pemeran dalam video tersebut diduga merupakan personil Tim Ahli Gubernur (TAG) sekaligus orang kepercayaan Wakil Gubernur Kalsel.

Menanggapi perihal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifudin, menyatakan pihaknya bakal mengambil langkah serius jika dugaan tersebut terbukti benar. Meski enggan berkomentar panjang, dia menegaskan bahwa hukuman administratif dan pertimbangan bakal dilakukan.

"Tentu bakal kita evaluasi," ujar Syarifudin singkat saat dikonfirmasi di Banjarbaru, Senin (11/5).

Polda Kalsel Lakukan Pendalaman

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Adam Erwindi, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah bergerak untuk menindaklanjuti rekaman nan meresahkan masyarakat tersebut. Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel saat ini tengah melakukan langkah penyelidikan.

"Saya sudah konfirmasi, Direktorat Narkoba Polda Kalsel bakal melakukan pendalaman mengenai video viral tersebut," tutur Adam kepada awak media.

Munculnya video ini menjadi ironi di tengah gencarnya upaya pemerintah provinsi dan abdi negara penegak norma (APH) di Kalsel dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Sebagaimana diketahui, wilayah Kalsel saat ini menjadi salah satu wilayah sasaran peredaran narkoba nan melibatkan jaringan nasional maupun internasional.

Sorotan terhadap Urgensi Tim Ahli Gubernur

Kasus ini juga memicu kembali kritik publik terhadap keberadaan Tim Ahli Gubernur (TAG). Belakangan, struktur TAG dinilai terlalu gendut dan diisi oleh perseorangan nan dianggap kurang kompeten, sehingga dinilai kontradiktif dengan semangat efisiensi anggaran nasional.

Ketua Gerakan Muda Peduli Daerah (GMPD) Kalsel, Rachmadi Engot, mendesak Pemprov Kalsel untuk lebih transparan mengenai urgensi dan kegunaan nyata dari penambahan staf unik alias tim mahir tersebut.

"Sangat disayangkan jika duit pajak rakyat digunakan hanya untuk mengakomodasi kepentingan tertentu. Di saat pemerintah kudu berhemat, penambahan staf ini justru terkesan menghamburkan anggaran," tegas Rachmadi.

Hingga buletin ini diturunkan, identitas pasti oknum dalam video tersebut tetap dalam tahap pengesahan oleh pihak berwenang. Publik menanti langkah konkret dari Pemprov Kalsel untuk menjaga integritas lembaga pemerintahan dari pengaruh penyalahgunaan narkotika. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia