BMKG menjelaskan potensi gempa nan ditimbulkan oleh aktivitas Sesar Kendeng di Pulau Jawa nan viral disebut berpotensi mencapai magnitudo 7. BMKG membenarkan aktivitas sesar tersebut bisa memicu gempa M 7 dan meminta penduduk tak panik.
Dilansir detikJatim, Jumat (19/6/2026), perihal tersebut ramai diperbincangkan dalam unggahan di media sosial Threads. Salah satu akun menyebut gempa Palu berpotensi terjadi di Bojonegoro dan sesar Kendeng berpotensi menimbulkan gempa di daratan mencapai M 7.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengatakan potensi gempa M 7 akibat Sesar Kendeng memang ada. Dia mengatakan sesar tersebut masuk dalam Java Back-arc Thrust.
"Sesar Kendeng dalam Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN) 2024 digabung penamaannya dengan Sesar Baribisa dan Sesar Semarang menjadi Java Back-arc Thrust. Magnitudo tertarget dalam Pusgen 2024 nan dimungkinkan terjadi sebagai skenario terburuk dari tiap segmen sesar aktif di segmen tersebut bervariasi Magnitudo enam sampai tujuh," kata Ricko.
Meski demikian, Ricko meminta penduduk tidak panik. Dia mengatakan penduduk perlu meningkatkan mitigasi alias pemahaman soal apa nan kudu dilakukan saat gempa dan sesudah gempa.
"Namun kita jangan menjadi panik dengan angka-angka tersebut, tapi marilah kita meningkatkan kapabilitas kita dengan mengetahui langkah-langkah apa nan kudu dilakukan sebelum, sesaat, dan setelah kejadian gempa bumi," jelasnya.
"Karena sekali lagi hingga sekarang gempa belum bisa diprediksi secara tepat kapan, di mana, dan berapa magnitudonya jika gempa bumi tersebut belum terjadi," tambahnya.
Ricko menyebut Sesar Kendeng memang ada di sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk di dekat Kabupaten Bojonegoro. Sesar ini melintang sejauh 300 kilometer di Pulau Jawa.
"Zona Sesar Kendeng melintang sepanjang kurang lebih 300 Kilometer di bagian Utara Pulau Jawa, membentang dari selatan Semarang Jawa Tengah hingga ke wilayah Jawa Timur," ujarnya.
Sesar ini, kata Ricko terbagi menjadi enam segmen utama nan melewati beragam wilayah perkotaan dan kabupaten di Pulau Jawa. Yakni Segmen Demak, Segmen Purwodadi, Segmen Cepu, Segmen Blumbang (melintasi Lamongan), Segmen Surabaya (melintasi jantung Kota Surabaya), Segmen Waru (melintasi Sidoarjo).
Simak selengkapnya di sini.
(haf/idh)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·