Depok -
Sebuah video viral memperlihatkan sampah menumpuk dan aroma menyengat di tempat pembuangan sampah (TPS) Tanah Baru, Beji, Depok. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok mengangkut sampah menumpuk tersebut.
Dari video nan beredar di media sosial, tampak sampah itu menumpuk hingga lebih tinggi dari tembok TPS. Dinarasikan penduduk mengeluh lantaran sampah nan menumpuk dan aroma menyengat itu berada di pinggir jalan.
Kadis LHK Depok Reni Nuraeni mengatakan DLHK telah mengangkut sampah pada Senin (15/6/2026) kemarin. Renu menjelaskan hambatan penumpukan sampah, salah satunya lantaran keterbatasan armada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah (dibersihkan). (Kendala) Keterbatasan armada sehingga diberlakukan pengangkutan teragendakan terutama dari perangkat beratnya," ujar Reni saat dihubungi wartawan, Selasa (16/6).
Kedua, hambatan volume sampah nan tinggi lantaran berada di perlintasan dan di permukiman penduduk nan cukup padat. Volume sampah condong meningkat setelah setelah hari libur alias weekend.
"Ketiga, keterbatasan daya tampung TPS nan tidak seimbang dengan volume sampah nan masuk. Sehingga selalu terlihat adanya penumpukan alias penuh lantaran melampaui kapasitasnya," tuturnya.
Keempat, hambatan pengangkutan ke TPA terlambat alias berkurang frekuensinya sehingga volume sampah nan masuk lebih besar daripada nan keluar.
"TPS memang hanya berfaedah sebagai tempat penampungan sebelum sampah diangkut ke akomodasi pengolahan alias pemrosesan akhir. Kelima, hambatan operasional, seperti armada pengangkut rusak dan lain-lain," ungkapnya.
Dalam menangani persoalan berulang DLHK bakal mengambil langkah dalam melakukan perbaikan sistem pengangkutan. Serta mendorong penduduk memilah sampah organik.
"(Langkah DLHK) Perbaikan sistem pengangkutan, mendorong penduduk memilah dan mengolah sampah organiknya, koordinasi dengan kelurahan dan pihak RW RT setempat," bebernya.
"Karena persoalan sampah perlu kerjasama dan kesadaran dari seluruh pihak," tutupnya.
(dvp/dwr)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·