MSCI Pertahankan Status RI Emerging Market tapi Soroti Transparansi Pasar Modal, Ini Kata BEI

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2026 |16:45 WIB

MSCI Pertahankan Status RI Emerging Market tapi Soroti Transparansi Pasar Modal, Ini Kata BEI

MSCI Pertahankan Status RI Emerging Market tapi Soroti Transparansi Pasar Modal, Ini Kata BEI (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) buka bunyi soal hasil review indeks dunia MSCI nan menetapkan status pasar modal Indonesia tetap berada dalam golongan pasar negara berkembang (emerging market). Namun, MSCI menurunkan ranking arus info alias information flow pasar modal Indonesia menjadi negatif dari positif.

BEI optimistis pasar modal Indonesia bakal tetap mempertahankan statusnya sebagai emerging market dalam penilaian berkala MSCI.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menekankan optimisme ini didasarkan pada beragam langkah pembenahan struktural dan reformasi pasar modal nan secara konsisten terus digulirkan oleh otoritas bursa. Melalui perbaikan menyeluruh ini, BEI meyakini tata kelola perdagangan saham nasional bakal semakin andal di mata penanammodal global.

BEI memandang bahwa kebanyakan penilaian positif dari MSCI terhadap suasana investasi di Indonesia sejauh ini sukses dipertahankan dengan baik. Adapun untuk beberapa aspek catatan pertimbangan nan tetap memerlukan perbaikan, perihal tersebut diklaim telah masuk ke dalam peta jalan transformasi bursa nan sedang berjalan. 

Kerja sama serta obrolan intensif dengan lembaga pemeringkat dunia juga terus dilakukan sebagai corak apresiasi terhadap masukan nan diberikan.

"Ya (optimistis) tentu angan kita demikian, jika kita memandang apa nan disampaikan hari ini tentu besar angan kita bahwa Indonesia bakal tetap ada di emerging market. Kalau penilaiannya berbeda ya tentu kembali itu kewenangan dari MSCI," ujar Jeffrey saat berbincang dengan awak media di instansi BEI, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Jeffrey menguraikan soal BEI tidak mau memperkirakan berlebihan dan memilih untuk menunggu rilis resmi hasil penilaian tersebut secara objektif. Pasar dinilai bakal bisa memandang secara setara segala upaya nyata dan kerja keras nan telah dilakukan oleh pihak bursa selama empat bulan terakhir ini. 

Berbagai komponen pembenahan ini, kata Jeffrey, diharapkan dapat menyuntikkan kepercayaan baru bagi para pemodal asing maupun domestik.

Selain memfokuskan diri pada penguatan prasarana transaksi, apresiasi nan tinggi juga diberikan BEI terhadap masukan-masukan konstruktif nan diperoleh dari obrolan berkala dengan lembaga internasional. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com