Viral Pria di Bali Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Kades Buka Suara

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah video seorang laki-laki di Kabupaten Buleleng, Bali, nan terlihat menikahi dua wanita sekaligus viral di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi pendek itu nan beredar di medsos, terlihat mempelai laki-laki tampak duduk di pelaminan berbareng dua wanita nan menjadi istrinya.

Ketiganya terlihat berkawan dan saling menyuapi makanan di hadapan family serta tamu undangan. Prosesi itu berjalan di Banjar Dinas Baledana, Desa Titab, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Desa Titab, I Wayan Suastika, membenarkan adanya prosesi pernikahan budaya tersebut nan dilakukan oleh salah satu warganya berinisial KNP pada Minggu (31/5).

"Itu tanggal 31 upacaranya sekaligus dengan (nikahnya). Tapi saya selaku perbekel (kepala desa) tidak menyaksikan," kata Suastika, saat dikonfirmasi pada Kamis (4/6).

Ia juga menerangkan, bahwa laki-laki itu tidak menikahi dua wanita dalam waktu nan bersamaan. Menurut dia, KNP sebenarnya telah menikah dengan istri pertamanya sekitar satu tahun lalu, tetapi belum melaksanakan prosesi adat. Karena itu, upacara budaya untuk istri pertama digelar berbarengan dengan pernikahan budaya istri keduanya.

"Pernikahan pertama kurang lebih satu tahun nan lalu. Selain upacara pernikahan, pada Minggu kemarin juga dilangsungkan upacara tiga bulanan anaknya. Jadi upacaranya dilakukan sekaligus," imbuhnya.

Meski demikian, dia menyebut pernikahan tersebut tidak tercatat secara manajemen negara. Pemerintah desa juga tidak menghadiri prosesi tersebut.

Kedua istri KNP diperkirakan tetap usia 17 tahun sehingga belum memenuhi ketentuan usia perkawinan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perkawinan.

Karena tidak memperoleh arsip manajemen dari pemerintah desa, pernikahan tersebut tidak tercatat secara resmi oleh negara. Sementara prosesi nan berjalan pada Minggu lampau hanya berupa upacara budaya nan dilaksanakan oleh family mempelai.

"Jadi kami tidak datang menyaksikan. Karena sudah diatur dalam ketentuan. Kami juga tidak mengeluarkan arsip manajemen apa pun mengenai pernikahan itu," ujarnya.

(kdf/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional