Felldy Utama
, Jurnalis-Senin, 27 Juli 2026 |15:10 WIB

Polisi periksa penduduk mengenai kematian maling ayam di Bali/ist
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menanggapi kasus tewasnya seorang pencuri ayam di Bali usai diamuk oleh massa. Peristiwa tersebut sebelumnya viral di media sosial.
Sebagai bagian dari pertanggungjawaban, legislator PKS itu setuju jika pelaku pengeroyokan bisa mendapat balasan nan berat.
"Apa nan terjadi di Bali itu persis seperti kata pepatah arang habis, besi binasa. Pencuri ayam tewas, lampau pelaku pengeroyokan dihukum berat lantaran telah menghilangkan nyawa orang lain tanpa hak," kata Nasir kepada wartawan, Senin (27/7/2026).
Dia juga memandang bahwa akar masalah kasus ini adalah kesadaran norma masyarakat nan tetap rendah. Sehingga, perilaku main pengadil sendiri memang kerap terjadi.
Ia memahami jika kemarahan penduduk itu terjadi lantaran korban sudah kerap melakukan aksi pencurian. Sehingga, perihal ini nan dapat memicu kemarahan penduduk semakin menjadi-jadi.
"(Tapi) Apapun alasannya, saya setuju para pelaku mendapatkan balasan setimpal. Ke depan, pengelola pemerintah di level desa wajib memperhatikan maslaah sosial di wilayahnya," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·