Jakarta -
Pasangan suami istri (pasutri) berumur lanjut usia (lansia) di Jakarta Timur (Jaktim) 'terkurung' di rumahnya. Kakek dan nenek tersebut tak bisa ke mana-mana lantaran akses jalan bakal ditutup tembok warga.
Pasutri lansia tersebut tinggal di RT 04 RW 02, Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jaktim. Satu-satunya akses jalan pasutri lansia itu untuk beraktivitas ke luar rumah bakal ditutup oleh tetangganya.
Cerita pasutri lansia berjulukan Sukirdjok dan Wifatmi nan terkurung lantaran akses ditutup tetangga ini viral di media sosial (medsos). Warganet banyak meletakkan simpati kepada kakek nenek nan disebut sudah berumur 70 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di medsos, ditampilkan selembar kertas berisi perjanjian sejak 1987 nan berisi pemilik lahan lama memberi kewenangan penggunaan lahan untuk jalan kepada Wifatmi. Namun, dinarasikan, mahir waris telah menjual tanah tersebut.
Pemilik baru kemudian mendirikan gedung sehingga membikin akses jalan Sukirdjok dan Wifatmi untuk ke luar rumah menjadi tertutup. Sengketa ini dalam proses mediasi dari tingkat RT hingga kelurahan.
Upaya musyawarah terus diupayakan agar solusi berbareng ditemukan antara pihak pasutri lansia dengan pemilik lahan baru. (dok Pemkot Jaktim)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jaktim juga mengecek ke letak untuk memastikan kebenaran dari persoalan tersebut. Upaya musyawarah terus diupayakan agar solusi berbareng ditemukan antara pihak pasutri lansia dengan pemilik lahan baru.
"Terus diupayakan dan dimusyawarahkan biar ada jalan keluarnya," kata Wali Kota (Walkot) Jaktim, Munjirin, saat dihubungi detikcom, Kamis (15/10/2026).
Munjirin mendapatkan laporan bahwa tim dari Kecamatan Makasar juga ikut mencari solusi bersama. Dalam mediasi sebelumnya, sudah diupayakan agar pasutri lansia tersebut tetap diberikan akses jalan.
Pemilik lahan baru tak bersedia memberikan lahannya untuk akses jalan pasutri. Pemilik baru tersebut berdasar lahan nan dibeli berukuran 40 meter persegi sehingga jika dikurangi untuk akses jalan membikin luas lahan semakin kecil.
Tim Pemkot Jaktim menyatakan tetap mencoba mencari solusi agar pasutri lansia diberikan jalan keluar. Pemkot juga meminta pemilik lahan baru untuk tidak menutup akses sebelum ada jalan pengganti bagi pasutri lansia untuk beraktivitas keluar rumah.
"Mudah-mudahan ada jalan," kata dia.
(jbr/mei)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·