Viral Motor Listrik untuk SPPG, Purbaya Cek Pengadaan BGN

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 07 April 2026 |17:26 WIB

Viral Motor Listrik untuk SPPG, Purbaya Cek Pengadaan BGN

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone0

‎JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka bunyi mengenai viralnya pengadaan ribuan motor listrik untuk kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). ‎Menurut Purbaya, penggunaan anggaran dalam program Badan Gizi Nasional (BGN) semestinya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan utama, khususnya shopping makanan.

‎Purbaya mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya, usulan pengadaan peralatan seperti motor dan komputer dalam jumlah besar sempat diajukan, namun tidak disetujui oleh Kementerian Keuangan.

‎"Setahu saya tahun lampau pernah diajukan juga untuk motor dan komputer jika nggak salah ditolak, nan tahun ini saya nggak tahu, saya bakal double check lagi, harusnya sama treatmentnya," kata Purbaya saat obrolan berbareng media di kantin Kemenkeu, Selasa (7/4/2026).

‎Meski demikian, dia belum dapat memastikan apakah pengadaan motor listrik nan saat ini beredar telah melalui persetujuan nan sama. Purbaya menyatakan bakal melakukan pengecekan lebih lanjut mengenai kebijakan tersebut.

‎"Tapi saya bakal double check lagi. Tapi tahun lampau sempat kita nggak mau, kita tolak untuk beli komputer nan terlalu banyak dan beli motor. Tapi sekarang saya belum tahu saya bakal lihat lagi seperti apa," jelas Purbaya.

‎Bndahara Negara itu juga menekankan bahwa meskipun tidak secara absolut dilarang, penggunaan anggaran untuk pengadaan peralatan penunjang kudu tetap merujuk pada prioritas program, ialah memastikan pemenuhan gizi masyarakat.

‎"Bukan nggak boleh, kita nggak tahu programnya seperti apa Tapi harusnya utamanya untuk makanan. Kalau nan pebisnisnya untung cukup," paparnya.

‎Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) buka bunyi mengenai video nan menampilkan sejumlah sepeda motor berlogo BGN di media sosial nan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.

‎Kepala BGN, Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 dan ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

‎“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan dalam keterangannya, Selasa (7/4).

‎Meski demikian, Dadan memastikan bahwa motor tersebut hingga saat ini belum didistribusikan kepada pihak terkait. Menurutnya, kendaraan nan telah tersedia tetap kudu melalui proses manajemen sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com