Viral Mahasiswa Sesama Jenis Kepergok Ciuman, BEM PNJ Minta Pelaku Ditindak

Sedang Trending 18 jam yang lalu
Jakarta -

Sebuah video nan menampilkan tindakan cabul dua mahasiswa sesama jenis berkecupan di lingkungan kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) viral di media sosial. BEM PNJ angkat bicara mengenai kasus ini.

Dari video nan tersebar di media sosial, seperti dilihat, Selasa (2/6/2026), tampak dua orang laki-laki berciuman. Perekam merekam tindakan cabul dari dalam sebuah ruangan.

Pada potongan video lainnya, terlihat kedua laki-laki itu dilabrak oleh para mahasiswa. Mereka menanyakan identitas kedua laki-laki nan berkecupan tersebut.

BEM PNJ buka suara. BEM PNJ mengatakan tindakan cabul ini kudu disikapi secara serius.

"Menanggapi rumor nan sedang terjadi dan berkembang di lingkungan kampus, BEM PNJ menegaskan bahwa setiap corak pelanggaran terhadap norma, tata tertib, kode etik, dan ketentuan nan bertindak di lingkungan kampus kudu disikapi secara serius dan sesuai dengan sistem nan berlaku," demikian pernyataan resmi BEM PNJ nan ditandatangani oleh Ketua BEM PNJ Muhammad Farrel Adyatma Izaaz, seperti dilihat Selasa (2/6/2026).

Keterangan BEM PNJ ini juga diunggah di akun IG @bempnj. Dalam keterangan itu, BEM berpandangan konsentrasi utama dalam menyikapi suatu persoalan adalah pada tindakan dan perilaku nan dilakukan, bukan pada asumsi, opini, maupun identitas pribadi seseorang.

"Oleh lantaran itu, andaikan ditemukan tindakan nan mengarah pada perbuatan cabul di ruang publik, pelecehan, perundungan, alias corak pelanggaran lainnya, maka perihal tersebut kudu ditindaklanjuti sesuai patokan nan berlaku," jelasnya.

"BEM PNJ membujuk seluruh mahasiswa untuk mengawal proses penanganan kasus ini serta menuntut transparansi dari pihak lembaga demi terciptanya preseden penegakan patokan nan tegas dan adil," kata BEM PNJ.

BEM PNJ juga membujuk seluruh civitas akademika untuk senantiasa menjaga etika, norma, dan ketertiban dalam kehidupan kampus, serta bersama-sama menciptakan lingkungan akademik nan kondusif, aman, dan bermartabat.

(isa/lir)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News