Viral Lansia Sakit Ditandu-Diangkut Truk di Mojokerto Imbas Tak Ada Mobil Siaga

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Doso saat ditandu oleh penduduk setelah ditemukan di area jejak tambang di Mojokerto. Foto: kumparan

Aksi penduduk menandu seorang lansia dan menurunkannya dari truk di Dusun Jlopo, Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, viral di media sosial.

Lansia tersebut diketahui berjulukan Doso (70). Ia dievakuasi menggunakan truk setelah ditemukan dalam kondisi lemas di area jejak galian C alias tambang. Warga menyebut, pemindahan terpaksa menggunakan truk lantaran desa tidak mempunyai mobil siaga.

Doso sebelumnya dilaporkan belum pulang ke rumah sejak Minggu (26/7). Sejumlah penduduk kemudian melakukan pencarian di sekitar tempat tinggalnya.

Doso akhirnya ditemukan di area jejak galian C pada Senin (27/7) sekitar pukul 16.00 WIB. Ia diduga terjatuh di letak tersebut.

Salah seorang penduduk nan berada dalam video, Sunaryo, mengatakan Desa Curahmojo tidak mempunyai mobil siaga. Warga akhirnya meminta support pengusaha palet untuk menggunakan truk guna mengevakuasi Doso dari area jejak tambang.

"Jujur, di sini saya enggak ada mobil siaga desa. Padahal 4 tahun nan lampau saya sudah minta sama Bapak Lurah. Dari dulu, belum pernah ada," kata Sunaryo, Selasa (28/7).

Doso saat ditandu oleh penduduk setelah ditemukan di area jejak tambang di Mojokerto. Foto: kumparan

Menurut Sunaryo, penduduk nan memerlukan kendaraan untuk membawa orang sakit ke puskesmas maupun rumah sakit selama ini kudu menyewa mobil.

"Dulu ada penduduk sini nan punya mobil, minta support di situ. Sekarang mobilnya dijual, jadi enggak ada. Dari dulu persewaan bayar Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu sama sopir," ungkapnya.

Sunaryo nan berkawan disapa Komeng mengatakan, proses pemindahan Doso, nan merupakan pamannya, juga terkendala medan. Selain berada di area jejak tambang, akses jalan menuju letak disebut susah dilalui.

"Sangat sulit, dari medannya, dari medan menuju ke rumahnya juga kesulitan lantaran enggak ada mobil siaga kemarin. Ada truk mau memuat palet milik pengusaha. Saya itu telepon, minta support sama nan punya dan dibolehkan. Memutar mungkin 5 kilometer. Di situ kan sebenarnya ada akses untuk ke desa lain terus runtuh kan, jalannya runtuh jadi enggak bisa lewat, dua jam lebih," bebernya.

Sunaryo berambisi pemerintah memberikan perhatian terhadap kebutuhan penduduk Desa Curahmojo, terutama penyediaan mobil siaga. Ia juga meminta jalan poros nan menghubungkan dua desa segera diperbaiki.

"Tolonglah datang ke sini, ke bawah. Masak bupati enggak mau datang lihat, jenguk keadaan kami ada di bawah. Kami hanya butuh akses jalan sama mobil siaga desa," harapnya.

Doso Hilang Selama 28 Jam

Menantu Doso, Muhaimin, mengatakan mertuanya mengalami pikun. Doso keluar rumah dan tidak kembali selama sekitar 28 jam sebelum akhirnya ditemukan.

"Ketemunya di letak sirtu galian. Waktu ketemu kondisinya lemas, tetap sadar. Evakuasi pakai bayang (kursi panjang dari bambu) lantaran darurat dan saat diangkat pinggangnya sakit lampau dinaikkan ke truk dan seadanya itu dan agar sigap iba orangnya. Berobatnya ke perawat desa tidak berobat ke rumah sakit, truknya milik Pak Darmuji tetangga sini. Di sini tidak ada mobil siaga desa," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan