Lebih lanjut, Sarmuji meluruskan spekulasi nan menyebut lirik lagu tersebut mengandung unsur hinaan bentuk (body shaming) alias sarkasme nan ditujukan kepada Bahlil. Menurut pengamatannya, dinamika lirik lagu tersebut murni intermezo pop dan tidak mempunyai intensi negatif.
"Dalam konteks Mas Bahlil Ganteng di lagu itu, saya tidak merasakan sarkastis, apalagi sebagai sanepan alias sindiran lembut sekalipun," tegas Sarmuji.
Ia menambahkan, diksi "ganteng" nan disematkan oleh netizen dalam aransemen musik AI tersebut secara substansi sejalan dengan rekam jejak kepemimpinan Bahlil selama ini nan dinilai cekatan.
"Bagi saya, kerja-kerja Pak Bahlil selama ini bisa diwakilkan dengan kata keren, cakep, bagus, alias semisalnya," pungkasnya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·