Viral Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk, TNI AD Beri Penjelasan

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad) memberikan penjelasan mengenai kejadian nan menimpa Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaran. Pihaknya memastikan bahwa struktur jembatan tersebut tidak mengalami keruntuhan total sebagaimana nan sempat beredar dalam rekaman video di media sosial.

Peristiwa nan terjadi pada Senin (31/8) itu dipicu oleh terlepasnya salah satu tali sling pada sisi kiri jembatan dari sistem pengikat utama. Kondisi ini menyebabkan jembatan mengalami kemiringan, namun struktur utama jembatan dipastikan tetap berada pada posisinya.

"Kondisi nan terjadi bukan merupakan keruntuhan alias ambruknya keseluruhan struktur jembatan. Struktur utama jembatan tetap berada pada posisinya, sementara bagian nan mengalami hambatan adalah tali sling pada sisi kiri nan terlepas dari sistem pengikat utama," tulis Dispenad melalui keterangan nan diterima pada Senin (31/8).

Penyebab Insiden dan Langkah Pengamanan

Jembatan nan menghubungkan akses masyarakat di Desa Margacinta serta menuju Kampung Budaya Margacinta ini sebenarnya mempunyai kapabilitas maksimal untuk menampung 50 orang. Namun, antusiasme penduduk nan tinggi pasca-prosesi peresmian oleh Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, membikin jumlah pelintas melampaui pemisah ketentuan.

Kodim 0625/Pangandaran sebelumnya telah melakukan upaya pencegahan dengan memasang papan pemberitahuan serta memberikan sosialisasi mengenai patokan penggunaan jembatan.

"Sebelum digunakan, Kodim 0625/Pangandaran juga telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan membikin papan pemberitahuan di sisi jembatan mengenai kapabilitas dan ketentuan penggunaannya. Namun, antusiasme penduduk setelah prosesi peresmian menyebabkan ketentuan tersebut tidak diindahkan," ungkap Dispenad.

Meski dalam video nan beredar terlihat sejumlah orang terjatuh saat melintasi jembatan sepanjang 60 meter tersebut, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa.

Kapolsek Cijulang, Iptu Dimas Aditama, menyatakan, "Aparat langsung melakukan pengamanan di lokasi. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan situasi tetap kondusif serta kondusif," katanya pada Senin (31/8).

Evaluasi dan Perbaikan Konstruksi

Saat ini, akses menuju Jembatan Gantung Pongpet ditutup sementara untuk kepentingan perbaikan. Kodim 0625/Pangandaran tengah melakukan pertimbangan menyeluruh terhadap bangunan nan menggunakan tali baja dan lantai papan kayu tersebut.

Proses pertimbangan difokuskan pada pemeriksaan kekuatan struktur, penguatan sistem pengikat tali sling, serta peninjauan kembali kapabilitas maksimal jembatan. Langkah ini diambil sebagai dasar untuk memastikan keamanan seluruh komponen bangunan sebelum jembatan kembali dioperasikan.

Pembangunan jembatan ini sendiri merupakan inisiatif Kodim 0625/Pangandaran untuk membantu meningkatkan akses serta konektivitas bagi masyarakat di Desa Margacinta dan sekitarnya.

"Evaluasi meliputi pemeriksaan kekuatan struktur, sistem pengikat tali sling, serta kapabilitas maksimal jembatan. Hasil pertimbangan bakal menjadi dasar untuk memastikan seluruh komponen bangunan dalam kondisi kondusif sekaligus menyempurnakan pengaturan penggunaan jembatan ke depan," tulis Dispenad.

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita