Jembatan beton Saka Harang Mantuil nan terletak di area pinggiran Kota Banjarmasin ambruk.(Dok. MI)
JEMBATAN Saka Harang Mantuil nan terletak di area pinggiran Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), dilaporkan ambruk pada Minggu (30/8) siang sekitar pukul 13.30 WITA. Insiden ini terjadi setelah jembatan utama tersebut dilintasi oleh sebuah dump truk nan membawa muatan material berat.
Berdasarkan keterangan penduduk di letak kejadian, badan jembatan mengalami patah lantaran diduga tidak bisa menahan beban kendaraan nan melintas. Kondisi jembatan nan sudah berumur tua juga disinyalir menjadi aspek penyebab struktur beton tersebut ambruk dan tercebur ke Sungai Mantuil.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, akibat kerusakan sangat dirasakan masyarakat. Ambruknya jembatan telah memutus total akses transportasi bagi penduduk setempat serta ribuan tenaga kerja nan bekerja di perusahaan perkayuan di area Mantuil. Saat ini, penduduk dan pekerja terpaksa menggunakan jasa perahu penyeberangan dengan biaya Rp1.000 per orang untuk tetap bisa beraktivitas.
Pemerintah Siapkan Jembatan Darurat
Merespons kejadian tersebut, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menyatakan bahwa pihaknya bakal segera mengambil langkah sigap dengan membangun jembatan darurat (bailey). Upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan Kodim 1007/Banjarmasin.
"Kami telah meminta support kepada Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, untuk memfasilitasi pembangunan jembatan bailey sebagai akses sementara bagi warga. Ke depan, kami bakal merencanakan pembangunan jembatan permanen," ujar Yamin.
Dandim 1007/Banjarmasin, Letkol Czi Slamet Riyadi, menambahkan bahwa peminjaman jembatan bailey ini berkarakter sementara selama proses menunggu pembangunan struktur permanen. Pemasangan jembatan tersebut nantinya bakal melibatkan prajurit dari Denzipur.
“Nantinya penggunaan jembatan sementara ini bakal diatur secara ketat, termasuk batas muatannya. Truk nan melintas bakal dibatasi hanya untuk muatan 5 hingga 8 ton saja,” tegas Slamet Riyadi.
DPRD Desak Penanganan Cepat
Kondisi di lapangan juga mendapat perhatian serius dari legislatif. Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, M. Ridho Akbar, berbareng sejumlah personil majelis lainnya telah meninjau langsung letak ambruknya jembatan.
Ridho mendesak Pemerintah Kota Banjarmasin untuk segera merealisasikan pembangunan jembatan darurat tersebut agar mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi perusahaan perkayuan di Mantuil tidak terganggu lebih lama. Langkah ini diharapkan dapat segera memulihkan urat nadi transportasi di area tersebut.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·