Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa Teknik Mesin, IPB Investigasi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Media sosial dihebohkan dengan tangkapan layar group chat diduga milik mahasiswa Teknik Mesin dan Biosistem Institut Pertanian Bogor (IPB), isi group itu percakapan nan menjurus pelecehan seksual. Pihak kampus pun langsung melakukan investigasi mengenai dugaan itu.

Adapun unggahan percakapan pesan ini viral dilihat detikcom Rabu (15/4) di media sosial X. Sejumlah mahasiswa menyertakan kata sensitif merendahkan bagian tubuh wanita dalam percakapan itu.

Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB, Alfian Helmi, mengatakan pihak kampus mengecam perilaku merendahkan harkat dan martabat seseorang. Ia menyebut IPB tengah mendalami kasus pelecehan seksual nan menjadi perbincangan masyarakat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkait adanya laporan dugaan kasus pelecehan seksual di kalangan mahasiswa nan diperbincangkan di media sosial, IPB University mengecam segala corak perilaku nan merendahkan harkat dan martabat manusia. Saat ini IPB University tengah melakukan langkah-langkah penanganan terhadap dugaan kasus pelecehan seksual dimaksud," kata Alfian kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).

"Setiap corak pelanggaran terhadap tata tertib kehidupan kampus bakal kami proses sesuai dengan ketentuan nan berlaku," sambungnya.

Alfian menjelaskan jika Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) IPB University sedang memproses dugaan kasus pelecehan seksual dalam grup chat Teknik Mesin dan Biosistem itu. Pihak kampus juga mengumpulkan sejumlah bukti.

"Serangkaian tahapan dilakukan mulai dari pemanggilan pihak terkait, pengumpulan bukti, serta koordinasi dengan unit terkait. Tentu kami mengedepankan prinsip kehati-hatian, kerahasiaan, serta menjunjung tinggi asas keadilan," katanya.

Ia juga bicara mengenai Peraturan Rektor IPB Nomor 45 Tahun 2025 Tentang Tata Tertib Kehidupan Mahasiswa nan menjadi landasan dalam memproses dugaan pelanggaran. Dalam patokan itu tertulis jika mahasiswa terbukti melakukan pelanggaran, maka kampus bakal memberi hukuman nan tegas.

"Apabila dalam proses investigasi terbukti terjadi pelanggaran, IPB University bakal menjatuhkan hukuman sesuai ketentuan nan berlaku," ujar Alfian.

"Perkembangan penanganan kasus ini bakal kami sampaikan secara berkala sesuai proses nan melangkah dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan asas keadilan," tegasnya.

(dwr/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News