Anak nan dititipkan pada salah satu daycare berinisial BPD di area Lamgugob, Banda Aceh, diduga mengalami kekerasan. Dugaan kekerasan itu apalagi sempat terekam CCTV dan viral di media sosial.
Dalam video nan beredar, terlihat seorang pengasuh menjewer telinga salah satu anak hingga menangis. Pengasuh itu apalagi sempat melempar, menyeret, hingga memukul anak tersebut. Peristiwa ini terjadi pada 22 April 2026.
Masih dalam rekaman itu, sang anak juga mengalami kekerasan berupa rambutnya nan dijambak. Hal tersebut berulang beberapa kali.
Pemilik Daycare BPD, Husaini Jamil, mengakui kejadian tersebut setelah menerima laporan internal.
“Saya mendapatkan laporan dari manajer, kemudian memerintahkan tim melakukan investigasi,” kata Husaini saat dikonfirmasi, Selasa (28/4).
Dari hasil investigasi diketahui memang kekerasan itu betul terjadi. Manajemen daycare kemudian langsung mengambil langkah tegas. Total, ada tiga pegawai nan disanksi.
“Satu orang sebagai pelaku dan dua orang lainnya nan membiarkan kejadian itu. Pemecatan dilakukan tidak sampai satu jam setelah saya menerima laporan,” ujarnya.
Husaini juga menyampaikan info tersebut kepada seluruh wali siswa melalui grup komunikasi. Menurutnya, seluruh orang tua mempunyai akses terhadap rekaman CCTV.
“Saya sudah menyampaikan ke wali siswa. Semua bisa memandang lantaran akses CCTV terbuka,” kata Husaini.
Saat ini, kasus tersebut telah memasuki tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Husaini mengaku telah dimintai keterangan di Polresta mengenai peristiwa itu.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·