Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintahan Presiden Prabowo melanjutkan efisiensi anggaran melalui pemangkasan Anggaran Transfer ke Daerah (TKD) pada RAPBN 2026 sebanyak 24,8%-29,34% menjadi Rp 693 Triliun dibanding alokasi tahun 2025 sebesar Rp 864-Rp 919,9 Triliun.
Menanggapi kebijakan pemotongan TKD 2026 ini, Bupati Barru, Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari sebagai mendorong wilayah untuk lebih berdikari dan memacu aktivitas nan bisa meningkatkan pembangunan daerah.
Bagi kabupaten Barru, pada tahun 2026 ini anggaran TKD nan dipangkas sebesar Rp 133 Miliar namun di sisi lain Kabupaten Barru mendapatkan support pembangunan Rp 400 Miliar melalui pembangunan Sekolah Rakyat senilai RP 270 Miliar, anggaran Dana Inpres Jalan Desa Rp 50 miliar dan program Kampung Nelayan Rp 9 Miliar serta penguatan pertanian Rp 44 Miliar.
Dalam upaya mendorong aliran biaya pembangunan ke Barru, pemda melakukan sejumlah strategi mengenai penguatan program wilayah nan selaras dengan program pemerintah pusat.
Seperti apa strategi pemda kelola anggaran dan sorong pembangunan saat TKD dipangkas? Selengkapnya simak perbincangan Shania Alatas dengan Bupati Barru, Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari dalam Nation Hub, CNBC Indonesia (Kamis, 23/04/2026)
Add
source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·