Video: Prabowo Dorong Mandatori B50, Candu Impor BBM RI Dijamin Turun

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- Komisi XII DPR RI mendukung penuh langkah pemerintah nan bakal menjalankan program mandatori pencampuran biodiesel 50% alias B50 mulai 1 Juli 2026.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa biodiesl menjadi daya pengganti di tengah tantangan sektor daya dunia mengenai kenaikan nilai minyak mentah bumi serta rumor lingkungan. Diharapkan pengembangan B50 bisa menjadi strategi menekan ketergantungan impor minyak dan BBM RI Sehingga bisa memangkas beban subsidi daya sekaligus mengerek nilai jual Crude Palm Oil (CPO) nan menjadi salah satu komoditas jagoan ekspor RI.

B50 memerlukan sekitar 16 juta ton per tahun sehingga dengan produksi mencapai 50 juta ton per tahun maka dipastikan pasokan minyak sawit RI tetap mencukupi. Namun pemerintah kudu mendorong program replanting sawit agar produksi dapat kembali digenjot dan menekan penurunan produksi CPO.

Di sisi lain DPR RI mendorong penguatan sistem produksi dan pengolahan B50 agar produk B50 tetap kompatibel dengan mesin kendaraan diesel dengan endapan nan rendah.

Selengkapnya simak perbincangan Shania Alatas dengan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 28/04/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News