Jakarta, CNBC Indonesia- Industri motor nasional menyambut positif program Motor Listrik Nasional (MOLINAS) nan diresmikan Presiden Prabowo Subianto nan diharapkan menjadi angin segar bagi pengembangan upaya motor listrik lokal.
Namun demikian, kepastian patokan dan izin hingga sistem penyelenggaraan program Molinas tetap menjadi tantangan pengusaha untuk mendorong kemajuan industri motor listrik nasional.
Plt Deputi Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan & Pariwisata Kemenko Perekonomian RI, Dida Gardera mengatakan bahwa pemerintah RI berkomitmen tinggi untuk mengembangkan industri motor listrik dan ekosistemnya sebagai upaya mendorong perekonomian sekaligus mengurangi emisi karbon RI.
Diperlukan 2 Langkah besar dalam membangun ekosistem Molinas ialah mengenai ekosistem nan kudu dibentuk hingga melengkapinya dengan program mobil listrik nasional. Saat ini pemerintah tengah mematangkan izin Molinas untuk memberikan kepastian bagi industri dan pengguna.
Pemerintah mendorong produksi Molinas dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) nan minimal 40% dan bakal naik menjadi 60% di tahun 2027. Pemerintah bakal mendorong pembangunan pabrik Molinas nan bakal melengkapi ekosistem motor listrik nasional.
Seperti apa kejelasan arah program Molinas? Selengkapnya simak perbincangan Plt Deputi Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan & Pariwisata Kemenko Perekonomian RI, Dida Gardera dalam AutoBizz, CNBC Indonesia (Selasa, 08/09/2026)
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·