Jakarta, CNBC Indonesia- Kepastian pemberian insentif bagi kendaraan listrik di tahun 2026 disebut Chief Of Product Smoot Motor Indonesia & Swap Energi Indonesia, Kevin Phang sebagai perihal nan krusial bagi peningkatan penjualan motor dan mobil listrik menghadapi gejolak 2026.
Kevin Phang mengatakan pelaku upaya mengharapkan adanya kepastian mengenai insentif electrical vehicle (EV) mengenai persyaratan teknis, jangka waktu hingga jumlah subsidi.
Di tengah ketidakpastian ini, produsen lebih focus untuk meningkatkan penjualan sektor ritel dengan memperluas pengedaran sekaligus menyasar segmen B2B bagi para driver ojek online. Sehingga diharapkan adanya insentif kendaraan listrik bisa mendongkrak penjualan motor dan mobil listrik di tengah tekanan daya beli dan mencapai sasaran penjualan motor listrik hingga 100.000 Unit
Seperti apa akibat Tarik ulur insentif kendaraan listrik? Bagaimana prospek dan tantangan upaya motor listrik? Selengkapnya simak perbincangan Shafinaz Nachiar dengan Chief Of Product Smoot Motor Indonesia & Swap Energi Indonesia, Kevin Phang dalam Evening Up, CNBC Indonesia (Selasa, 02/06/2026)
Add
source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·