Video: Awasi Kinerja ASN Yang WFH Jum'at, BKN Siapkan "ASN Digital"

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah RI dalam merespons akibat perang Timur Tengah nan mendorong kenaikan nilai minyak bumi menetapkan Kebijakan Transformasi Budaya Kerja dan Efisiensi Energi nan bertindak mulai 1 April 2026 nan salah satunya kebijakan work from home (WFH) sehari dalam seminggu, ialah pada Jumat untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam upaya memastikan penyelenggaraan Kebijakan Transformasi Budaya Kerja dan Efisiensi Energi sesuai patokan menerapkan pengawasan lewat penerapan sistem ketidakhadiran berbasis GPS dan Swafoto.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh mengatakan kebijakan WFH 1 hari untuk ASN sudah pernah dijalankan di waktu pandemi covid-19 sehingga perbaikan diharapkan dapat mendorong efektivitas penyelenggaraan maupun pengawasannya.

BKN dalam mengatasi tantangan penerapan WFH mempunyai 3 langkah ialah mengubah mindset bekerja berdikari nan dapat bekerja dari mana saja serta berorientasi pada hasil serta penguatan prasarana pendukung. BKN sudah mempersiapkan jasa "ASN Digital"yang saat ini sudah 6 juta AS dari total 6,7 juta ASN nan sudah mengisi keahlian bulanan dan siap diperkuat jadi keahlian harian.

Selain itu BKN sudah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dalam 1 tahun terakhir dan berakibat pada peningkatan keahlian ASN. Meski demikian, Kebijakan WFH ini tidak bertindak menyeluruh dan dikecualikan untuk ASN di sektor jasa publik, kesehatan, transportasi dan keamanan.

Seperti apa langkah BKN memastikan keberhasilan WFH ASN? Selengkapnya simak perbincangan Bunga Cinka dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh dalam Nation Hub, CNBC Indonesia (Kamis, 09/04/2026)


Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News