Usut Tewasnya Bambang Setyawan, Menko Yusril Minta Polisi Bertindak Tanpa Pandang Bulu

Sedang Trending 18 jam yang lalu
Usut Tewasnya Bambang Setyawan, Menko Yusril Minta Polisi Bertindak Tanpa Pandang Bulu Menko Yusril.(Antara)

MENTERI Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, meminta abdi negara penegak norma mengusut tuntas seluruh pihak nan terlibat dalam rangkaian kericuhan pada 27 Agustus 2026, termasuk kasus tewasnya penduduk Pejompongan, Bambang Setiyawan. Ia mengatakan penanganan kasus tersebut kudu mengedepankan prinsip objektif, menyeluruh, dan tanpa diskriminasi, serta berasas kebenaran dan bukti awal nan sah di lapangan.

"Penyelidikan kudu dilakukan terhadap siapa pun nan berasas info dan bukti awal diduga mempunyai keterlibatan, baik individu, golongan maupun organisasi kemasyarakatan," kata Yusril dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (3/9).

Yusril menekankan bahwa seluruh tahapan norma wajib melangkah transparan dan berdasarkan pada peraturan perundang-undangan. Jika bukti permulaan nan memadai telah ditemukan, kepolisian dapat segera meningkatkan status penanganan perkara ke tingkat penyidikan.

"Kalau dalam penyelidikan ditemukan bukti permulaan nan cukup, tentu abdi negara penegak norma bakal meningkatkan penanganannya ke tahap penyidikan. nan penting, semua proses itu kudu didasarkan pada bukti dan dilakukan secara objektif," ujarnya.

Dalam pengusutan kasus tewasnya Bambang Setiyawan di Pejompongan, Polda Metro Jaya telah menerbitkan Laporan Polisi Model A. Hingga kini, interogator telah memeriksa 14 saksi serta menganalisis rekaman CCTV dan rekaman video di letak kejadian.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pendalaman bukti visual, polisi telah mengantongi dua sketsa wajah terduga pelaku pengeroyokan dan sedang melakukan pengejaran di lapangan. (Faj/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia