Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia menyatakan siap mencabut hukuman terhadap Iran setelah tercapainya kesepakatan antara Washington dan Teheran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Dalam pernyataan berbareng nan dirilis Minggu (15/6), keempat negara tersebut menyambut baik kesepakatan tenteram nan diumumkan Amerika Serikat (AS) dan Iran.
"Kami siap mencabut hukuman nan relevan sebagai respons terhadap langkah-langkah nan jelas dan dapat diverifikasi oleh Iran mengenai program nuklirnya," bunyi pernyataan berbareng tersebut, dilansir AFP.
Keempat negara itu juga menyatakan bakal bekerja sama dengan AS, Iran, dan mitra-mitra regional untuk menjaga momentum diplomasi dan mendorong tercapainya penyelesaian jangka panjang.
"Kami bakal bekerja secara intensif dengan AS, Iran, dan mitra regional untuk memanfaatkan momentum ini, mempertahankan kemajuan nan telah dicapai, dan mewujudkan penyelesaian diplomatik jangka panjang," lanjut pernyataan itu.
Mereka menegaskan Iran tidak boleh mempunyai senjata nuklir dan menyatakan kesiapan bekerja sama dengan Badan Atom Dunia (IAEA) untuk memastikan perihal tersebut.
"Iran tidak boleh memperoleh senjata nuklir. Kami siap bekerja sama dengan AS, Iran, dan IAEA untuk tujuan tersebut," demikian pernyataan berbareng itu.
Pernyataan ini muncul setelah AS dan Iran mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri bentrok nan telah berjalan lebih dari tiga bulan dan membuka kembali Selat Hormuz nan menjadi jalur utama perdagangan minyak dunia.
Perjanjian tenteram AS-Iran rencananya bakal diteken di Jenewa, Swiss, pada Jumat (19/6) mendatang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·