Usai Kebakaran Maut di Gunung Bromo, 20 Petugas TNBTS Jalani Trauma Healing

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Usai Kebakaran Maut di Gunung Bromo, 20 Petugas TNBTS Jalani Trauma Healing Terapi Trauma Healing bagi petugas TNBTS, Kamis (22/10/2026).(MI/Faishol Taselan)

SEBANYAK 20 Petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menjalani terapi trauma healing, pascakebakaran di area Gunung Bromo nan menyebabkan lima rekan kerja mereka meninggal dunia.

BPBD Jatim menurunkan tim ilmu jiwa dari Unair dan Unesa untuk memberikan pendampingan kepada 20 petugas nan mengalami taruma sejak peristiwa tersebut.

"Selama beberapa hari mereka bakal mendapat pendampingan dari tim untuk mengembalikan rasa trauma mereka," kata Kepala Pelaksana BPBD Jatim  Gatot Subroto di Surabaya, Kamis (22/10).

Pihaknya menurunkan tim ilmu jiwa sesuai permintaan dari pihak TNBTS. Ke-20 petugas mengaku mengalami trauma pascakebakaran di area Bromo.

Menurut Gatot, saat kejadian mereka berangkat bersama-sama menuju lokasi. Namun, dalam upaya memadamkan kebakaran itu, sebanyak 12 etugas terjebak dalam kobaran api. Sedangkan empat meninggal terbakar di letak dan satu orang meninggal di rumah sakit usai sempat mendapatkan perawatan.

Sejak itu, mereka mengaku trauma mengingat peristiwa tersebut. Mereka mengaku tidak tidur dan bayang-bayang dari kawan mereka menganggu mental.

Gatot mengaku bisa memahami lantaran saat kejadian mereka tidak bisa melakukan apa-apa. Bahkan, tidak bisa memberikan pertolongan. "Jadi kejadian itu di depan mata mereka," katanya.

Karena itu, mereka meminta agar didatangkan tim ilmu jiwa untuk mengembalikan kondisi psikologis masing-masing. Mereka didampingi penuh selama proses konseling di Probolinggo.

Pihaknya berambisi para petugas dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari tanpa ada rasa trauma lagi. 

"Mereka setiap hari nan banyak membantu jika ada kebakaran terjadi di Gunung Bromo," katanya.(FL/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑