Perdamaian dalam sepak bola.(MI)
KETUA Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra mengimbau semua personil untuk menjaga sikap serta tidak merugikan orang lain, sehingga tidak kembali berakibat negatif kepada Persija maupun organisasi fan tersebut. Hal itu diungkapkannya menyusul kejadian penyerangan rombongan tim Persib U18. Dia menjelaskan setiap personil perlu membenahi pola pikir dengan menempatkan kepentingan klub sebagai tujuan utama dalam setiap aktivitas dukungan.
"Jadi nan kudu diubah pertama adalah mindset (pola pikir) ialah gimana caranya semua kelakuan alias tingkah nan dilakukan adalah untuk menguntungkan Persija bukan merugikan," kata Aditya dalam konvensi pers di Sekretariat The Jakmania, Jakarta, Kamis (22/10).
Lebih lanjut dia menjelaskan tindakan nan melanggar patokan dapat berakibat negatif terhadap klub, termasuk melalui hukuman kejuaraan maupun denda. Menurut dia, dalam empat pertandingan nan telah dijalani Persija pada musim ini, terdapat dua kejadian nan membikin klub dirugikan oleh perilaku pendukung.
Dia mencontohkan penggunaan kembang api dan kejadian penyerangan terhadap rombongan tim U18 Persib di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, Minggu (11/10), nan melibatkan oknum personil Jakmania.
Aditya menekankan, support kepada tim tidak cukup diwujudkan melalui kehadiran di tribun penonton. Anggota juga perlu menjaga perilaku di luar stadion, termasuk ketika berinteraksi di media sosial dan saat mengikuti aktivitas komunitas.
Dia mendorong semua personil agar menggunakan ruang digital untuk menyebarkan info nan betul dan konten positif. Dia mengingatkan bentrok serta misinformasi di bumi maya dapat berkapak pada situasi nyata andaikan tidak dikelola dengan benar.
Selain itu, aktivitas suporter di luar pertandingan diharapkan memberi faedah bagi masyarakat dan membangun gambaran positif organisasi. Di tribun, produktivitas support tetap dapat dilakukan sepanjang tidak melanggar patokan dan merugikan klub. Dia menilai pengawasan personil perlu diperkuat melalui peran koordinator wilayah alias korwil nan berasosiasi langsung dengan anggota.
Menurut dia, persyaratan keanggotaan telah diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sehingga pembenahan lebih tepat diarahkan kepada pengawasan serta penyelenggaraan kewenangan dan kewajiban. Oleh lantaran itu ke depannya pengurus pusat bakal memperkuat koordinasi dengan para korwil khususnya saat pertandingan, baik kandang maupun tandang. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·