
Suasana laga Persib Bandung vs Rathaburi FC di AFC Champions League 2 2025-2026. (Foto: Instagram/persib)
RATCHABURI – Mimpi Persib Bandung untuk membawa pulang hasil positif dari Thailand kudu sirna setelah dipaksa menyerah 0-3 oleh Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League 2 (ACL 2) 2025-2026. Kekalahan telak di Ratchaburi Stadium pada Rabu (11/2/2026) malam WIB ini tidak hanya memberatkan langkah Maung Bandung menuju perempat final, tetapi juga berakibat pada misi mendongkrak ranking kejuaraan antarklub Asia bagi Indonesia.
Maung Bandung sudah dikejutkan oleh gol sigap Pedro Placeres pada menit ke-5. Alih-alih bangkit, gawang Teja Paku Alam justru kembali bedah di babak kedua melalui sundulan Gabriel Mutombo (53') dan tindakan perseorangan Pedro Tana (84').
Hasil ini membikin Persib wajib menang dengan selisih minimal empat gol saat menjamu wakil Thailand tersebut di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 18 Februari mendatang.
1. Kegagalan Meraup Poin Krusial di Ranking Asia
Kekalahan ini memberikan akibat langsung bagi perolehan poin Liga Indonesia di tabel ranking kejuaraan antarklub Asia. Seandainya sukses menang, Persib diproyeksikan menyumbang tambahan 1.000 poin untuk Indonesia.
Persib Bandung vs Ratchaburi FC. (Foto: Instagram/persib)
Namun, dengan hasil nihil ini, Indonesia kehilangan kesempatan emas untuk memangkas jarak secara instan dengan pesaing terdekatnya di area timur. Saat ini, Liga Indonesia tetap tertahan di ranking 9 area timur dengan koleksi 26.049 poin.
Dari total nomor tersebut, kontribusi terbesar musim ini (9.783 poin) memang dihasilkan melalui perjuangan Persib di ACL 2 dan Dewa United di AFC Challenge League. Namun, untuk bisa memperbaiki jatah klub di masa depan, konsistensi meraih poin kemenangan di setiap laga menjadi nilai meninggal nan tidak bisa ditawar.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·