PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperbarui info korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Hingga Selasa (28/4) pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal bumi dan 84 lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan, para korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.
“Berdasarkan info terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal bumi telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di beragam akomodasi kesehatan,” ujar Bobby dalam keterangannya, Selasa (28/4).
Penanganan korban luka dilakukan di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Selain pemindahan korban, KAI juga mengamankan barang-barang milik penumpang nan ditemukan di letak kejadian. Barang tersebut sekarang berada di jasa lost and found dan didata berbareng pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi.
Untuk membantu family korban, KAI membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Keluarga penumpang juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan info lebih lanjut.
Sementara itu, operasional di Stasiun Bekasi Timur tetap dibatasi. Stasiun belum melayani naik-turun penumpang, sedangkan perjalanan KRL hanya sampai Stasiun Bekasi. Jalur hilir sudah dapat digunakan dengan pengaturan terbatas.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut.
“Kami menyampaikan duka cita nan mendalam kepada korban meninggal bumi dan family nan ditinggalkan, serta kepada seluruh pengguna nan terdampak. Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, family memperoleh info nan dibutuhkan, dan seluruh proses melangkah dengan kehati-hatian serta koordinasi nan kuat,” ujar Anne.
Kecelakaan terjadi pada Senin (27/4) sekitar pukul 20.52 WIB, melibatkan KRL bidang Cikarang nomor PLB 5568A dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi. Tabrakan terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, tepatnya di KM 28+920.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·