Sebanyak 114 korban KM Virgo Transport 8 nan terbalik di Laut Jawa telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, enam korban di antaranya meninggal dunia.
“Dari 243 korban, telah terevakuasi sebanyak 108 korban dalam kondisi selamat dan 6 korban dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kabasarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii kepada wartawan, Senin (14/9).
Dengan demikian, tetap ada 129 korban nan dicari tim SAR gabungan.
“Korban nan dilaporkan tetap dalam pencarian sejumlah 129 penumpang,” ucap Syafii.
Memasuki hari kedua operasi SAR, Basarnas mengubah pembagian sektor pencarian dari delapan menjadi enam sektor. Langkah ini dilakukan setelah titik koordinat kapal alias datum kecelakaan telah diketahui.
“Karena datum dari kapal nan mengalami kecelakaan ini sudah bisa kita ketahui dan kita fix, sehingga operasi pencarian terhadap korban kita bisa lakukan mudah-mudahan lebih efektif. Begitu juga mengenai dengan kondisi kapal nan mengalami terbalik dan kondisinya terapung dalam kondisi telungkup,” tutur dia.
Basarnas juga mengerahkan Basarnas Special Group (BSG) untuk pencarian bawah air. Operasi turut dibantu Kopaska, penyelam TNI AL, dan drone laut milik TNI AL.
“Sehingga mudah-mudahan operasi di hari kedua ini mudah-mudahan bakal bisa kita laksanakan lebih efektif untuk bisa mempercepat proses pencarian dan juga pemindahan korban,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, KMP Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa pada Minggu (13/9) akibat cuaca buruk. Insiden tersebut menyebabkan 6 orang meninggal dunia, sementara 140 penumpang lainnya tetap dalam pencarian.
Dalam operasi sebelumnya, sejumlah kapal, termasuk TB Mauhau 9, TB TCP, KM Cahaya Bahari, dan MV Haida, telah mengevakuasi 107 orang nan terdiri dari korban selamat, 6 korban meninggal dunia, dan 1 orang luka berat.
Polri juga menyiapkan enam Posko Disaster Victim Identification (DVI) di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk mendukung proses identifikasi korban.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·