Update Harga Komoditas: Minyak hingga Batu Bara Menguat, Nikel Melemah

Sedang Trending 48 menit yang lalu
Ilustrasi kilang minyak dan gas. Foto: Rangsarit Chaiyakun/Shutterstock

Mayoritas nilai komoditas bergerak variatif pada perdagangan Senin (14/9). Harga batu bara, minyak mentah hingga minyak kelapa sawit alias Crude Palm Oil (CPO) terpantau menguat, sementara nikel dan timah bergerak melemah.

Minyak Mentah

Harga minyak mentah bumi ditutup naik sekitar 1 persen pada perdagangan Senin, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi, menyusul serangan baru terhadap prasarana daya Arab Saudi dan kejadian penyerangan kapal di Timur Tengah.

Dikutip dari Reuters, kedua nilai referensi minyak mentah sempat melonjak nyaris 5 persen sebelum akhirnya mereda dari level tertinggi sesi perdagangan, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran mau mencapai kesepakatan dengan Washington.

Harga minyak mentah Brent, patokan internasional, naik USD 1,07 alias 1,0 persen untuk ditutup pada USD 105,68 per barel. Sementara minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik USD 1,34 alias 1,3 persen dan ditutup pada USD 101,39 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara terpantau menguat pada penutupan perdagangan Senin (15/9). Berdasarkan laman ICE Newcastle, nilai batu bara untuk pengiriman Oktober 2026 naik 0,44 persen menjadi USD 148,55 per ton.

CPO

Harga CPO turut mencatatkan kenaikan pada penutupan perdagangan Senin (15/9). Berdasarkan situs Trading Economics, nilai CPO naik 0,75 persen menjadi MYR 4.850 per ton.

Ilustrasi Tambang Nikel Indonesia Foto: Masmikha/Shutterstock

Nikel

Berbeda dengan batu bara dan CPO, nilai nikel terpantau mengalami koreksi penutupan perdagangan Senin (15/9). Harga nikel berasas London Metal Exchange (LME) tercatat turun 0,82 persen menjadi USD 16.334 per ton.

Timah

Harga timah juga mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Senin (15/9). Harga timah berasas situs LME turun 2,78 persen menjadi USD 51.879 per ton.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan