Jakarta, CNBC Indonesia - Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat (AS) melaporkan dua dari 17 warganya nan dipulangkan dari kapal pesiar terdampak pandemi hantavirus, MV Hondius, dinyatakan positif terinfeksi. Hal ini dikatakan otoritas kesehatan itu dalam sebuah pernyataannya Minggu.
"Satu penumpang saat ini mempunyai indikasi ringan dan penumpang lain dinyatakan positif terinfeksi virus Andes dengan indikasi ringan melalui tes PCR," tulis Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, seperti dikutip AFP, dikutip Senin (11/6/2026).
Kedua penumpang tersebut sekarang ditempatkan di unit biocontainment di dalam pesawat sebagai langkah pencegahan selama proses pemindahan berlangsung. Biocontainment adalah sistem, prosedur, dan akomodasi nan dirancang untuk mencegah penyebaran pemasok biologis rawan (seperti virus, bakteri, alias patogen) keluar dari area penelitian alias akomodasi laboratorium.
Perlu diketahui, para penduduk AS itu dievakuasi dari Kepulauan Canary, Spanyol, letak kapal pesiar MV Hondius sempat bersandar. Setelah tiba di AS, mereka dibawa ke akomodasi unik di negara bagian Nebraska untuk menjalani pemantauan dan perawatan lebih lanjut.
"Setiap orang bakal menjalani penilaian klinis dan menerima perawatan dan support nan sesuai berasas kondisi mereka," lanjut pernyataan tersebut.
Sebelumnya, pandemi hantavirus di kapal pesiar itu telah menyebabkan tiga penumpang meninggal dunia. Sejumlah penumpang lainnya juga dilaporkan jatuh sakit akibat penyakit langka nan umumnya menyebar melalui hewan pengerat.
Hantavirus merupakan penyakit jangkitan nan dapat menular lewat paparan urin, kotoran, alias air liur tikus nan terinfeksi. Dalam kasus tertentu, virus Andes diketahui mempunyai potensi penularan antar manusia, meski kasusnya relatif jarang terjadi.
(sef/sef)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·