Undip Bantah Mahasiswa PPDS Jiwa Meninggal Akibat Bullying : Demam Berdarah

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Widya Puraya UNDIP. Foto: Shalstock/Shutterstock

Universitas Diponegoro memastikan dr. Yuda Nabella Prameswari, M.Biomed, mahasiswa PPDS Ilmu Kesehatan Jiwa meninggal bumi lantaran sakit. Undip membantah almarhumah meninggal akibat bullying.

Nurul Hasfi, Direktorat Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik mengatakan, almarhumah meninggal bumi setelah sempat mendapat perawatan di RSUP dr. Kariadi Semarang lantaran sakit demam berdarah.

"Terkait info nan beredar di media sosial nan mengaitkan meninggalnya almarhumah dengan dugaan perundungan. Sejauh ini, berasas laporan resmi nan diterima universitas, almarhumah meninggal bumi setelah menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi lantaran sakit demam berdarah," ujar Nurul dalam keterangannya, Selasa (1/9)

Ia menjelaskan, almarhumah meninggal pada 28 Agustus pukul 19.06 di ICU RSUP Kariadi, setelah sebelumnya dirawat selama 15 hari. Ia didampingi family dan Departemen dan Program Studi.

"Almarhumah langsung dibawa kembali ke rumahnya di Serang, Banten," jelas dia.

Ilustrasi nyamuk DBD pada kulit manusia. Foto: AUUSanAKUL/Shutterstock

Ia menyebut dr. Yuda merupakan angkatan ke-85 Program Studi Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro nan tetap duduk di semester satu.

"Jadi almarhumah tetap dalam masa orientasi dan baru menjalani perkuliahan selama sekitar 1,5 bulan serta tetap mengikuti Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di kelas dan belum praktik di Rumah Sakit," ungkap Nurul.

Meski begitu, UNDIP tetap terus mengawal rumor ini dengan melakukan penjelasan internal untuk memastikan kebenaran info nan berkembang serta memperoleh gambaran nan komplit dan objektif mengenai dugaan tersebut

"UNDIP termasuk FK sendiri terus berkomitmen menjaga lingkungan pendidikan nan aman, profesional, dan bebas dari segala corak perundungan," kata Nurul.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan